Facebook Tak Lagi Kirim Karyawan untuk Bantu Kampanye Politik

Facebook mengumumkan bahwa mereka tidak akan lagi mengirimkan karyawannya untuk bekerja di kantor kampanye politik selama pemilihan umum.  Sebelumnya Facebook menawarkan staf khusus untuk kampanye politik untuk membantu mereka mengembangkan kampanye iklan online mereka. Direktur digital Donald Trump untuk pemilihan presiden 2016 mengatakan bantuan Facebook membantunya menang.

Facebook mengatakan saingannya Hillary Clinton ditawari dukungan yang sama, tetapi menolak. Facebook adalah pialang iklan daring terbesar kedua, di belakang Google. Google dan Twitter juga menawarkan saran khusus untuk kampanye politik. Mereka belum mengindikasikan bahwa mereka akan mengakhiri program tersebut.

Facebook mengatakan sebaliknya akan menawarkan saran iklan gratis kepada semua partai politik melalui situs webnya. Namun, kampanye tetap dapat memperoleh dukungan online dan Facebook tidak menutup kemungkinan mengadakan pertemuan dengan politisi.

Menurut dokumen internal yang dilihat Bloomberg, kampanye Donald Trump menghabiskan 44 juta dollar AS pada iklan Facebook dari Juni hingga November 2016, dibandingkan dengan 28 juta dollar AS oleh kampanye Hillary Clinton.

Sumber: BBC

Sumber Foto: wptavern.com