Glitch di Laporan Ujaran Kebencian Terjadi di Facebook

Beberapa hari setelah Janet (bukan nama asli) melaporkan beberapa ujaran kebencian di Facebook, Facebook mengiriminya pesan tanda berterima kasih kepadanya karena melakukan hal yang benar atau melaporkan konten kebencian tersebut. Dalam pemberitahuannya Facebook mengatakan telah menghapus grup dan semua postingannya, termasuk yang dilaporkan Janet

Akan tetati sebenarnya tidak ada yang terjadi. Semua postingan dan grup yang dilaporkan tetap online. Facebook akhirnya mencari kemungkinan kesalahan dalam sistem yang digunakannya untuk memoderasi konten berbahaya di jaringannya. Menurut Facebook mereka sedang menyelidiki masalah ini dan akan membagikan lebih banyak informasi secepat yang mereka bisa.

Glitch tersebut muncul untuk mengirim pesan otomatis kepada pengguna yang memberitahu kepada mereka bahwa konten yang mereka laporkan telah dihapus, padahal sebenarnya staf Facebook telah memutuskan hal tersebut harus tetap online.

Janet membagikan beberapa contoh postingan yang tetap aktif, serta seluruh grup yang bernama LARGEST GROUP EVER! We need 10000000 members to Make America Great Again!” Sebanyak 50.000 anggota grup tersebut mengirim sekitar 800 item setiap hari. Postingan mereka kebanyakan merupakan kumpulan foto dan video. Beberapa, tetapi tidak semua, mengandung retorika antiMuslim dan antiimigrasi yang penuh kebencian.

BBC setuju untuk merahasiakan identitas Janet karena kekhawatiran orang mungkin menargetkannya karena sifat politik dari konten yang ia laporkan. Janet memberikan BBC akses ke akunnya sehingga keaslian pesan dapat dikonfirmasi.

Di Support Inbox, bagian tempat pengguna diberitahu tentang status konten yang telah mereka laporkan, setidaknya ada lima contoh berbeda di mana staf dukungan Facebook memberi tahu konten Janet akan dihapus, tetapi pada saat publikasi tetap ditayangkan. Menurut Janet Facebook mengklaim akan menghapus konten tersebut, namun kenyataannya mereka tidak melakukannya.

Sumber: BBC