Pengguna Apple Kini Bisa Download Data Mereka

Ketika undang-undang perlindungan privasi GDPR Uni Eropa mulai berlaku pada bulan Mei yang lalu, tekanan untuk memberikan orang Amerika Serikat alat yang sama untuk melihat data mereka menjadi naik. Beberapa layanan kemudian menyediakan tool khusus bagi pengguna untuk mendownload data mereka, misalnya Facebook, Twitter, Google dan Instagram. Setelah perusahaan tersebut, beberapa waktu yang lalu, perusahaan besar lainnya, yaitu Apple Inc. memenuhi janjinya untuk menawarkan layanan unduhan data bagi penggunanya di AS sehingga pengguna mengetahui data apa saja dimiliki Apple dengan satu klik mudah.

Beberapa perusahaan, seperti Facebook, sudah menawarkan kemampuan untuk meminta data yang mereka simpan dan banyak pengguna terkejut melihat informasi yang dikumpulkan dan disimpan. Apple merupakan sedikit dari perusahaan yang sangat sadar akan masalah privasi selama beberapa tahun terakhir dan kemungkinan besar pengguna Apple akan menemukan bahwa mungkin sedikit saja data yang disimpan oleh Apple terkait penggunanya.

Namun tetap saja, manusia adalah makhluk yang ingin tahu dan sehingga Apple menyediakan tool untuk melihat data tersebut.

  1. Buka portal privasi Apple dan masuk. Pengguna harus memasukkan kode autentikasi jika mengaktifkan 2FA. Jika Anda tidak memiliki autentikasi dua faktor, pengguna harus melakukannya.
  2. Setelah masuk, pengguna akan melihat beberapa opsi dan  bisa mengeklik Obtain a copy of your data. Pengguna dapat memilih layanan mana yang ingin diminta datanya, tetapi bisa juga mengambil semuanya.
  3. Ada kemungkinan pengguna harus melakukan beberapa verifikasi tambahan dan menjawab beberapa pertanyaan, tetapi kebanyakan cuma harus menunggu. Diperlukan waktu hingga tujuh hari agar informasi dapat dikompilasi dan dikirim dalam file zip ke alamat email Anda.

Selain Uni Eropda dan AS, alat ini sekarang tersedia di Australia, Kanada, Islandia, Liechtenstein, Selandia Baru, Norwegia, dan Swiss. Jika tidak, Anda dapat mengirimkan permintaan formulir untuk data. Apple menggunakan enkripsi untuk menganonimkan data pengguna untuk analisis produknya sendiri. Data yang dapat diminta adalah data yang secara khusus dapat dikaitkan dengan akun dan perangkat pengguna.

Sumber: Gizmodo

Sumber Foto: Gizmodo