Google Padam, Paksa Traffic Melalui Rusia, China, dan Nigeria

Pada hari Senin yang lalu, Google mengalami pemadaman singkat dan perlambatan sehingga beberapa lalu lintasnya dialihkan melalui jaringan di Rusia, China, dan Nigeria. Instruksi routing yang salah mengirim beberapa lalu lintas Google ke operator jaringan Rusia TransTelekom, China Telecom, dan provider Nigeria MainOne antara jam 1:00 siang dan jam 2:23 malam Pacific Time.

Manajer pemasaran teknis ThousandEyes mengatakan bahwa kejadian ini minimalnya menyebabkan penolakan layanan besar-besaran terhadap G Suite dan Google Search Ameet Naik. Selain itu juga menempatkan lalu lintas Google yang berharga di tangan ISP di negara-negara dengan sejarah panjang pengawasan internet.

MainOne tampaknya telah menjadi inti masalah, menurut laporan Ars Technica. Penyedia berbasis di Lagos tampaknya melakukan pembaruan yang salah menyatakan bahwa sistemnya adalah jalur yang tepat untuk jutaan alamat IP Google. Pembaruan yang bermasalah menyebabkan reaksi berantai di mana China Telecom dan TransTelekom Rusia secara tidak tepat menerima rute tersebut.

Google mengatakan penyebabnya adalah routing alamat IP yang salah, tetapi menegaskan bahwa peristiwa tersebut telah diselesaikan. Raksasa pencarian itu mengatakan akan melakukan penyelidikan internal.

Aplikasi seperti Gmail dan Google Drive tampaknya tidak terpengaruh, tetapi 9to5Google melaporkan bahwa pengguna YouTube mengalami beberapa pelambatan. Google tidak menganggap insiden tersebut berbahaya. Facebook juga mengalami pemadaman 40 menit pada hari Senin, tetapi Facebook menghubungkan gangguan dalam layanan tes reguler yang mereka lakukan.

Sumber: CNet

Sumber Foto: Reuters