Iklan Cambridge Analytica Palsu Muncul di Facebook

Sebuah iklan palsu yang mengaku telah dibayar oleh perusahan yang melakukan skandal data di Facebook, yaitu Cambridge Analytica telah diposting ke Facebook. Iklan tersebut sekarang dihapus, tetapi masih terlihat di portal transparansi iklan baru Facebook, menggunakan logo grup kampanye referendum UE BeLeave yang pada bulan Juli, yang telah dinyatakan melanggar undang-undang pemilu.

Cambridge Analytica menutup operasinya pada bulan Mei yang lalu. Seorang juru bicara Facebook mengatakan bahwa Iiklan tersebut tidak dibuat oleh Cambridge Analytica. Ia menambahkan bahwa iklan tersebut palsu dan melanggar kebijakan Facebook dan telah dihapus.

Juru bicara tersebut yakin orang-orang di Facebook harus tahu siapa yang ada di balik iklan politik yang mereka lihat, itulah sebabnya Facebook membuat Ads Library sehingga pengguna dapat melihat siapa yang bertanggung jawab atas iklan politik apa pun. Facebook memiliki alat bagi siapa pun untuk melaporkan aktivitas yang mencurigakan seperti ini.

Dari 16 Oktober aturan baru Facebook untuk iklan politik di Inggris mulai berlaku. Facebook mengklaim bahwa pembuat iklan tersebut harus membuktikan identitas dan lokasi mereka. Namun, ketahanan sistem Facebook telah dipertanyakan. Situs berita Vice dapat memposting iklan yang mengaku akan dibayar oleh setiap senator AS yang duduk, total 100 individu.

Iklan palsu tersebut muncul ketika parlemen Inggris dan Kanada bergabung untuk menuntut agar kepala eksekutif Facebook Mark Zuckerberg menanggapi pertanyaan anggota parlemen atas skandal Cambridge Analytica. Sidang dengar pendapat akan diselenggarakan oleh komite UK House of Commons digital, culture, media and sport pada 27 November.

Sumber: BBC

Sumber Foto: The Verge