Cahaya Biru dari Ponsel dan Tablet Dapat Mempercepat Kebutaan

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa cahaya biru dari smartphone dan laptop dapat mempercepat kebutaan. Para peneliti dari University of Toledo mengatakan bahwa jangka waktu yang lama terpapar cahaya biru yang dilepaskan dari ponsel, tablet dan televisi dapat merusak penglihatan dan menghasilkan molekul beracun di sel-sel peka cahaya mata. Para peneliti menyarankan hal ini dapat mempercepat degenerasi makula dan penyakit mata lainnya.

Dalam studi tersebut, para peneliti mengekspos sel-sel hidup ke berbagai jenis cahaya. Mereka menemukan bahwa paparan cahaya biru memicu reaksi yang menghasilkan molekul kimia beracun di sel fotoreseptor, yaitu sel-sel di retina yang merespon cahaya.

Kelompok peneliti ini bertujuan untuk memahami bagaimana sel merespons paparan cahaya biru sehari-hari dari perangkat seperti ponsel dan TV. Dr Payton yang ikut dalam penelitian ini mengatakan bahwa jika dilihat jumlah cahaya yang keluar dari ponsel, jumlahnya tidak besar tetapi tampaknya lumayan. Beberapa perusahaan telepon seluler menambahkan filter cahaya biru ke layar dan ia pikir itu ide yang bagus.

Penyakit mata seperti degenerasi makula disebabkan oleh deteriorasi sel-sel peka cahaya di retina. Penyakit ini terkait usia dan dapat menyebabkan kebutaan. Saat ini, 11 juta orang di AS memiliki semacam degenerasi makula, menurut laporan yang diterbitkan di Brightfocus Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang mendukung penelitian. Jumlah pasien kemungkinan akan meningkat dua kali lipat pada tahun 2050.

Dr. Ajith Karunarathne, salah satu peneliti dan asisten profesor di University of Toledo, mengatakan bahwa orang-orang harus memakai kacamata hitam yang dapat menyaring UV dan cahaya biru di luar dan menghindari browsing di smartphone, laptop dan gadget serupa dalam gelap.

Beberapa pilihan lain untuk melindungi mata termasuk memakai kacamata dengan lensa berwarna oranye yang dapat menghalangi cahaya biru.

Sumber: CNet

Sumber Foto: Getty Images