Hoax Bulan Januari 2019 Lebih Banyak dari Hoax Selama Tahun 2018

Memasuki tahun 2019, sebaran hoax di internet semakin mengkhawatirkan. Hal ini diungkapkan oleh Kominfo beberapa hari yang lalu. Kementerian Komunikasi dan Informatika mencatat ada kenaikan jumlah peredaran berita bohong atau hoax selama 2019. Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengatakan selama Januari saja Kominfo mendeteksi lebih dari 70 hoaks. Jumlah tersebut mengalahkan angka total hoax yang terjadi selama 2018. Jumlah berita bohong (hoaks) selama 2018 hanya sekitar 60-an isu.

Dikutip dari KBR, Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengatakan bahwa selama bulan Januari sudah 70 lebih hoax yang diteksi. Ia menambahkan bahwa sudah beberapa hari Kominfo melakukan penyisiran dan pemerintah selalu ingin transparan. Setiap harinya laporan bisa dilihat di stophoax.id. Setiap hari ada informasi hoax yang sudah di verifikasi.

Rudiantara juga meminta masyarakat dan media menyampaikan ke Kementerian Kominfo jika ada temuan berita yang diduga bohong atau hoax.  Ia mengakui sulitnya menangkal hoax, lantaran suatu laporan atau penyisiran informasi, memerlukan proses verifikasi. Selain itu, tidak semua proses verifikasi berada dalam ranah Kominfo. Misalnya pada kasus kesehatan, tidak bisa diverifikasi Kominfo, tetapi oleh Kementerian Kesehatan.

Menkominfo meminta masyarakat aktif mencari kebenaran berita lewat laman stophoax.id, untuk menangkal segala hoax yang diterima. Peran serta media maupun penggerak jejaring media sosial, juga sangat diperlukan untuk memberikan informasi kebenaran suatu hal, dalam menepis hoaks di masyarakat.

Sumber: KBR

Sumber Foto: Trend Media