YouTube Hapus Saluran yang Didekasikan untuk Menghindari Pelarangan Alex Jones

YouTube telah menghapus akun yang tampaknya beroperasi sebagai saluran sekunder untuk Alex Jones dan Infowars setelah yang pertama dilarang Agustus tahun lalu. Sebuah pernyataan dari YouTube mengonfirmasi bahwa saluran tersebut, Resistance News dilarang karena membantu dalam penghindaran larangan Jones. Saluran ini membawa aliran langsung yang diunggah dari saluran Infowars yang dihapus dan juga menyertakan video teori konspirasi. YouTube akan menghapus saluran yang didedikasikan untuk streaming langsung konten Infowars atau mengunggah video live streaming  Infowars lengkap tanpa konteks atau komentar tambahan.

Juru bicara YouTube mengatakan bahwa ketika pengguna melanggar kebijakan tersebut berulang kali, seperti kebijakan terhadap ujaran kebencian dan pelecehan atau ketentuan yang melarang tindakan pencegahan terhadap penegakan YouTube, YouTubeakan mengakhiri akun mereka.

Keberadaan Resistance News pertama kali dilaporkan oleh Media Matters. Saluran ini dibuat pada tahun 2015 dan telah mengumpulkan lebih dari 64.000 pelanggan. Seperti Infowars, banyak video fokus pada teori konspirasi seputar politik dan peristiwa besar. Dua video, khususnya, merujuk pada penembakan massal baru-baru ini di Selandia Baru, di mana 50 orang terbunuh dan menyebutnya sebagai false flag attacks.

Jones telah mengunggah teori konspirasi serupa di masa lalu, termasuk menyebut penembakan massal di sekolah menengah Marjory Stoneman Douglas pada Februari 2018 sebagai false flag attacks. Saluran pribadi Jones awalnya dilarang oleh YouTube pada Agustus 2018 karena melanggar pedoman komunitasnya. Perusahaan mengutip kebijakan terhadap ujaran kebencian dan pelecehan atau ketentuan yang melarang pengelakan tindakan penegakan hukum  sebagai alasan pelarangan Jones.

Meskipun sudah dilarang, Jones tetap bisa hadir di platform YouTube. Dia muncul di podcast populer Joe Rogan, yang telah ditonton lebih dari 11 juta kali, membuat banyak poin pembicaraan yang sama yang dia lakukan di saluran aslinya.

Sumber: The Verge

Sumber Foto: YouTube