Pemilu 2019: Facebook Kembali Hapus 234 Akun, Halaman dan Grup dari Facebook dan Instagram

Dalam sebuah postingan blog di kanal resmi Facebook, Facebook memberitahukan bahwa mereka kembali menghapus 234 akun, halaman, dan grup dari Facebook dan Instagram karena terlibat dalam perilaku tidak autentik yang terkoordinasi sebagai bagian dari jaringan domestik di Indonesia. Beberapa di antaranya terhubung dengan aktivitas yang terkait dengan Saracen yang dihapus Facebook pada awal tahun ini.

Menurut Facebook, orang-orang di belakang jaringan tersebut menyesatkan orang lain tentang siapa mereka dan apa yang mereka lakukan. Mereka menggunakan akun palsu dan sering memposting tentang berita lokal dan politik termasuk topik-topik seperti pemilihan yang akan datang, dugaan penipuan pemilu, pandangan kandidat, dan dugaan perilaku salah para tokoh politik. Seperti biasa, facebook mengambil tindakan berdasarkan perilaku aktor-aktor ini, bukan konten yang mereka posting.

Secara rinci Facebook mengungkapkan sebagai berikut:

  1. Akun yang berada di Facebook dan Instagram sebanyak 78 akun pengguna Facebook, 34 Halaman, 108 Grup dan 14 akun Instagram.
  2. Pengikut sekitar 24.000 akun mengikuti satu atau lebih halaman tersebut sekitar 1,3 juta akun bergabung dengan setidaknya satu dari grup dan sekitar 5.600 akun mengikuti satu atau lebih dari akun Instagram.
  3. Periklanan, sekitar 4 dollar AS pengeluaran untuk iklan di Facebook dibayar dalam rupiah Indonesia. Iklan pertama berjalan pada Oktober 2017, dan iklan terbaru berjalan pada Maret 2019.

Facebook mengatakan bahwa mereka mengidentifikasi akun,halaman, dan grup tersebut melalui investigasi internal yang berkelanjutan sebelum pemilu mendatang di Indonesia. Analisis yang dilakukan Facebook berbasis dari informasi yang dibagikan oleh mitra mereka yang menyelidiki kegiatan semacam itu. facebook juga telah berbagi informasi tentang penyelidikan mereka dengan penegak hukum dan pembuat kebijakan yang relevan.

Sumber: FB News Room

Sumber Foto: The Verge