Dari Prita Mulyasari, Tifatul Sembiring, World Bank hingga Kanada…

ICT Watch kembali mendapatkan kunjungan peneliti asing. Peneliti dari The SecDev Group – Kanada dan dari World Bank bertukar pikiran tentang pemanfaatan ICT dalam perspektif berbeda. Prita Mulyasari dan Tifatul Sembiring pun turut disambangi “Internet Sehat”.

Pada hari Senin (12/10/2009), Antoine Nouvet, reseach officer The Open Net Initiative – Asia/ The SecDev Group menyambangi basecamp ICT Watch di Pasar Minggu. Antoine dan tim ICT Watch berdiskusi tentang peran dan manfaat media baru (Internet) bagi pengembangan keterbukaan (openness) dan kebebasan berekspresi (freedom of expression) di Indonesia.

Oleh ICT Watch dipaparkan sejumlah fakta atau temuan bahwa walaupun Internet banyak digunakan untuk bertukar informasi dan ekspresi, masih saja ada berbagai hal yang dapat menjadi penghambatnya. Salah satunya adalah keberadaan UU ITE Pasal 27 Ayat 3, tentang pencemaran nama baik di Internet, yang rentan disalahgunakan untuk membungkam kebebasan berekspresi.

SMS Untuk Kesehatan Balita

Kemudian pada hari Jumat (23/10/2009), Rebekah Pinto, consultant monitoring & evaluation World Bank, giliran mengunjungi ICT Watch. Rebekah mendiskusikan tentang berbagai aspek kemungkinan layanan SMS untuk menjadi alat pemantau kesehatan balita di daerah-daerah.

ICT Watch pun memberikan sejumlah saran dan masukan, berdasarkan pengalaman, yaitu menjadikan SMS sebagai sarana early warning system. Teknologi SMS, yang cenderung murah dan meriah, dapat dioptimalkan bagi keperluan pelaporan partisipasi warga masyarakat di daerah kepada institusi tertentu. Sehingga bisa terwujud database kesehatan balita yang komprehensif guna membantu proses pengambilan keputusan yang cepat dan akurat.

Dua kunjungan di atas, adalah makin menggenapi jumlah peneliti yang tertarik berdiskusi dengan ICT Watch. Juga belum lama berselang, utusan dari Bill Gates Foundation dan Peneliti Internet India juga menyempatkan diri berdiskusi di Pasar Minggu.

Prita dan Tifatul

Kemudian disela-sela ajang Pesta Blogger 2009, Sabtu (24/10/2009), tim ICT Watch menyempatkan waktu untuk berdiskusi sejenak dengan Prita Mulyasari. ICT Watch selain menyampaikan dukungannya kepada Prita, juga sekaligus memperkenalkan program Internet Sehat, dengan secara simbolik menyerahkan booklet Internet Sehat dan pin “Posting is not a crime”.

prita-mulyasari

[Foto: Tim Internet Sehat bersama Prita Mulyasari @ Pesta Blogger 2009]

Prita pun titip pesan kepada seluruh pengguna Internet di Indonesia, untul lebih berhati-hati dalam mengirimkan e-mail. “Kalau perlu, di bagian bawah e-mail diberikan footer yang intinya bertuliskan meminta untuk tidak di-forward atau jika dilakukan maka bukan menjadi tanggung-jawab pengirim e-mail awal,” pesannya.

menkominfo-tifatul

[Foto: ICT Watch – kiri dan Menkominfo Tifatul Sembiring – kanan]

Booklet Internet Sehat versi rakyat pun telah diserahkan langsung oleh ICT Watch ke tangan Menkominfo Tifatul Sembiring, sesaat sebelum dirinya meninggalkan acara Pesta Blogger 2009 usai memberikan kata sambutan. Dalam kata sambutannya, Tifatul menyatakan dirinya sebagai, “blogger yang jadi Menkominfo”. Tifatul juga mengaku tergelitik dengan kasus dugaan pencemaran nama baik yang menyeret Prita ke pengadilan, dan sempat dipenjara, lantaran menyampaikan keluhan di Internet.

(Catatan: Belum lama berselang, ICT Watch disambangi “Bill Gates” dan Peneliti Kebebasan Berekspresi dari India. Silakan baca informasi selengkapnya).

[Foto paling atas: ICT Watch bersama Antoine – kiri, dan Rebekah – kanan]


[Tim Internet Sehat]


Comments