Kecepatan Broadband Inggris Tergelincir ke Posisi 35 Dunia

Inggris telah tergelincir ke posisi 35 dalam tabel tahunan kecepatan broadband global, menempatkannya di sepertiga bawah negara-negara Uni Eropa dan negara lain seperti Madagaskar dan Bulgaria. Analisis lebih dari 160 juta tes kecepatan broadband yang dilakukan di 200 negara mengungkapkan Singapura sekali lagi adalah negara tercepat di dunia, diikuti oleh Swedia, Denmark dan Norwegia, sementara Yaman berada di urutan paling belakang.

Awal tahun ini, pemerintah Inggris menyampaikan janjinya untuk memperluas broadband “supercepat” ke 95% rumah tangga Inggris, tetapi perusahaan yang menyusun data tersebut mengklaim Inggris kemungkinan akan jatuh lebih jauh di belakang negara lain selama beberapa tahun mendatang.

Menurut analisis, yang dilakukan selama 12 bulan hingga 29 Mei 2018, Inggris mencapai kecepatan rata-rata 18,57 Mbps. Dengan kecepatan tersebut mengunduh film HD 5GB biasanya akan memakan waktu lebih dari 36 menit. Ini menempatkannya di posisi ke-35, turun empat posisi dari tabel tahun lalu.

Inggris tertinggal di belakang 25 negara Eropa lainnya, 20 di antaranya di Uni Eropa, serta AS (peringkat 20) dan Jepang (peringkat 12). Laporan tersebut mencakup 200 negara di dunia, termasuk Irlandia (36), Austria (38), Italia (43) dan Australia (52). Singapura menempati peringkat sebagai negara tercepat di dunia untuk tahun kedua berjalan, dengan kecepatan rata-rata 60,39 Mbps, sementara Yaman yang berada di tempat terakhir memiliki kecepatan rata-rata 0,31 Mbps.

Para peneliti menemukan bahwa 36 dari 50 negara dengan kinerja paling cepat terletak di Eropa, sembilan di Asia dan Pasifik, dua di Amerika Utara, dua di Amerika Selatan / Latin, dan satu di Afrika. Madagaskar, yang berada di lepas pantai Afrika timur, naik ke posisi ke-22, satu tempat di depan Prancis, terlepas dari fakta bahwa PBB telah menamakannya salah satu negara paling tidak berkembang di dunia, dengan hanya 2% penduduk menggunakan internet.

Pemerintah Inggris mengatakan pada bulan Januari bahwa lebih dari 19 dari 20 rumah dan bisnis Inggris kini memiliki kesempatan untuk meningkatkan koneksi internet mereka ke kecepatan supercepat 24Mbps atau lebih cepat.

Data yang sama menunjukkan posisi Indonesia yang berada di posisi ke-83 dengan kecepatan rata-rata download 5,77 Mbps. Indonesia kalah jauh dibandingkan dengan Singapura yang berada di posisi pertama dan juga Thailand (40), Malaysia (48) dan Vietnam (75). Namun lebih baik dibandingkan Philipina yang berada di posisi 89 dan Kamboja di posisi 103.

Sumber: The Guardian