Mengaku Bersalah atas Tuduhan Peretasan Game

Seorang pria asal Amerika Serikat yang dituduh membuat server game offline dalam serangkaian serangan telah mengaku bersalah atas tuduhan peretasan komputer. Perusahaan game Sony, EA Origin, dan Steam semuanya terkena serangan yang dilakukan oleh Austin Thompson asal Texas pada 2013 dan 2014 yang lalu. Thompson juga mengaku menyebabkan kerugian 95.000 dollar AS sebagai bagian dari perjanjian pembelaannya. Hukuman maksimum untuk kejahatan adalah 10 tahun penjara dan denda hingga 250.000 dollar AS.

Dalam serangan tersebut gamer dicegah bermain karena Thompson membanjiri koneksi ke server dengan sejumlah besar data palsu. Serangan ini biasa disebut serangan penolakan layanan (denial of service attacks). Serangan tersebut segera diumumkan melalui akun Twitter yang disebut derptrolling yang juga menampilkan screenshot dari pesan kesalahan yang disebabkan oleh banjir data. Banyak server game offline selama berjam-jam.

Tweets yang dikirim melalui akun Twitter tersebut menyarankan lebih dari satu orang berada di belakang serangan, tetapi Thompson adalah satu-satunya orang yang disebutkan dalam pernyataan Departemen Kehakiman (DoJ). Thompson akan dijatuhi hukuman pada sidang pada 1 Maret 2019.

Sumber: BBC

Sumber Gambar: The Telegraph