Orangtua Didesak Membatasi Waktu Layar Mereka

Orangtua perlu menjauhkan diri dari smartphone dan tablet mereka sendiri dan memastikan bahwa anak-anak mereka siap belajar di sekolah.

Damian Hinds, education secretary Inggris mengatakan bahwa meskipun banyak perhatian telah diberikan untuk membatasi waktu layar anak-anak, orang dewasa (dalam hal ini orangtua) juga perlu memastikan bahwa mereka tidak terpaku pada ponsel mereka dan memprioritaskan hari saling bertatap muka dengan anak tanpa gadget.

Hinds mengakui bahwa ia mendorong apa yang disebutnya sebagai hal yang tak biasa dalam pendidikan dengan mendesak orangtua untuk memastikan anak-anak mereka siap untuk berkembang setelah mereka mulai bersekolah. Namun, dia menunjukkan data bahwa lebih dari seperempat (28%) anak menyelesaikan tahun penerimaan mereka tanpa komunikasi dasar awal atau keterampilan membaca yang dibutuhkan untuk mereka maju.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa orangtua membutuhkan waktu jauh dari perangkat mereka sama seperti anak-anak mereka. Nasihat yang disusun oleh para akademisi di University of Michigan dan University of Wisconsin School of Medicine dan Public Health menunjukkan bahwa anak-anak belajar kebiasaan-kebiasaan ponsel cerdas dari orangtua mereka sehingga penting untuk bagi orangtua untuk membatasi waktu di layar mereka sendiri demi mendukung waktu bermain tanpa layar bagi anak-anak.

Hinds akan mengadakan pertemuan puncak pekan ini dengan kelompok bisnis, media, dan teknologi untuk menemukan cara mendorong orangtua untuk membantu dalam pembelajaran dini di rumah. Tujuannya adalah membantu mereka meningkatkan keterampilan komunikasi dasar anak mereka, seperti membaca dan bernyanyi. Para menteri telah bekerja dengan National Literacy Trust and Save the Children untuk mengembangkan serangkaian kegiatan yang direkomendasikan untuk keluarga, mulai dari bermain dengan angka hingga lagu dan puisi.

Hinds mengatakan lebih lanjut, oleh karena sebagian besar waktu anak-anak dihabiskan di rumah, perlu dipikirkan bagaimana  cara mendukung orangtua dengan belajar di lingkungan rumah.

Sumber: The Guardian

Sumber Foto: The Telegraph