Terungkap, Jaringan Global Tersembunyi di Belakang Aktivis Sayap Kanan Inggris, Tommy Robinson

Penyelidikan yang dilakukan oleh The Guardian mengungkpkan bahwa aktivis sayap kanan Inggris, Tommy Robinson, menerima dukungan finansial, politik, dan moral dari beragam kelompok dan individu non-Inggris, termasuk think tanks dari AS, sayap kanan Australia dan troll Rusia.

Robinson, seorang aktivis anti-Islam yang memimpin parade Brexit betrayal di London pada hari Minggu, telah menerima dana dari miliarder teknologi AS dan sebuah think tank yang berbasis di Philadelphia.

Dua think tanks AS lainnya, yang didanai sebagian oleh beberapa nama terbesar dalam pendanaan saya kanan atau right wing, telah menerbitkan serangkaian artikel yang mendukung Robinson yang telah menjadi tokoh di antara orang Amerika yang paling kanan sejak ia dipenjara Mei selama dua bulan.

Penahanannya atas tuduhan pengadilan menyebabkan kampanye Twitter internasional yang gencar, dengan postingan tweet sebanyak 2,2 juta yang diposkan menggunakan tagar #freetommy antara bulan Mei dan Oktober 2018.

Analisis yang dilakukan untuk Guardian oleh Institute for Strategic Dialogue yang berbasis di London menemukan bahwa lebih dari 40% dari tweet berasal dari AS, 30% dari Inggris dan volume signifikan lainnya dari Kanada, Belanda dan sembilan negara lainnya.

Sebuah penelitian terpisah terhadap sekitar 600 akun Twitter, yang diyakini terkait langsung dengan pemerintah Rusia atau terkait erat dengan propagandanya, menemukan sejumlah besar orang telah melakukan tweet secara produktif untuk membela Robinson.

Di Facebook, Robinson memiliki lebih dari 1 juta pengikut dari setidaknya selusin negara di luar Inggris, termasuk AS, Australia, Swedia, dan Norwegia. Robinson, yang nama aslinya adalah Stephen Yaxley-Lennon, telah menggunakan alat donasi Facebook yang dirancang untuk amal untuk mengumpulkan dana untuk aktivismenya selama beberapa bulan.

Dia mengatakan dia telah mengumpulkan beberapa ratus ribu pound melalui donasi online, beberapa diantaranya diminta melalui tombol donasi Facebook. Robinson mengatakan dia berencana untuk menggunakan uang tersebut untuk meluncurkan versi Eropa dari situs web konspirasi TrueWing Infowars, dan untuk menuntut pemerintah Inggris atas pemenjaraannya.

Namun tombol donasi yang ada di Facebook ini dimaksudkan untuk kegiatan amal saja. Ketika The Guardian memperingatkan Facebook tentang hal tersebut, Facebook mematikan fungsi alat tersebut dalam beberapa jam.

Penyelidikan The Guardian menemukan fakta-fakta berikut.

  1. Sebuah think tank berbasis di Philadelphia, Middle East Forum (MEF), mengakui telah menghabiskan sekitar 60.000 dollar AS untuk biaya hukum dan demonstrasi Robinson yang dipentaskan di London awal tahun ini. Seorang eksekutif senior MEF telah terlibat erat dalam persiapan untuk pawai akhir pekan ini, meskipun think tank tersebut mengatakan dia ada di sana dalam kapasitas pribadi.
  2. Seorang miliarder teknologi AS, Robert Shillman, membiayai sebuah persekutuan yang membantu membayar Robinson untuk dipekerjakan pada tahun 2017 oleh situs media Kanada, Rebel Media, dengan gaji sekitar 5.000 pound per bulan.
  3. Sebuah kelompok sayap kanan kecil Australia, Australian Liberty Alliance mengatakan telah membantu dana Robinson, tetapi tidak mengungkapkan seberapa banyak.
  4. Think tank berbasis di New York City, Gatestone Institute, telah menerbitkan serangkaian artikel yang mendukung perjuangan Robinson.

David Horowitz Freedom Center (DHFC), sebuah think tank berbasis di California yang menggambarkan dirinya sebagai school for political warfare telah menerbitkan serangkaian serial artikel yang membela Robinson dan telah melobi Robinson untuk berbicara dengan para politisi AS. Horowitz, co-founder dari DHFC, mengatakan bahwa Tommy Robinson adalah seorang Inggris pemberani yang telah mempertaruhkan nyawanya untuk mengekspos epidemi perkosaan gadis-gadis muda yang dilakukan oleh geng-geng Muslim dan ditutup-tutupi oleh pemerintah yang memalukan.

Sumber: The Guardian

Sumber Foto: The Verge