Koleksi Pelanggaran Data Terbesar Ditemukan

Koleksi terbesar dari data yang dicuri dalam sejarah telah ditemukan. Koleksi tersebut terdiri dari lebih dari 770 juta alamat email dan kata sandi yang diposkan ke forum peretasan populer pada pertengahan Desember yang lalu.

Tumpukan data sebesar 87GB ditemukan oleh peneliti keamanan Troy Hunt yang menjalankan layanan notifikasi Have I Been Pwned. Hunt, yang menyebut temuan tersebut sebagai upload Collection # 1 mengatakan bahwa data tersebut mungkin berasal dari banyak pelanggaran data individu yang berbeda dari ribuan sumber yang berbeda dan bukan mewakili retasan tunggal dari layanan yang sangat besar.

Pekerjaan untuk mengumpulkan pelanggaran sebelumnya telah menghasilkan koleksi besar. Secara total, ada 1.160.253.228 kombinasi unik dari alamat email dan kata sandi serta 21.222.975 kata sandi unik.

Meskipun sebagian besar alamat email telah muncul dalam pelanggaran sebelumnya yang dibagikan di antara para peretas, seperti akun MySpace sebanyak 360 juta yang diretas pada tahun 2008 atau akun LinkedIn sebanyak 164 juta yang diretas pada tahun 2016, peneliti mengatakan bahwa masih ada sekitar 140 juta alamat email dalam pelanggaran ini yang HIBP belum pernah melihat sebelumnya. Alamat-alamat email tersebut bisa berasal dari satu pelanggaran data besar yang tidak dilaporkan, atau pelanggaran data yang lebih kecil atau kombinasi keduanya.

Pakar keamanan mengatakan penemuan Collection # 1 menggarisbawahi kebutuhan konsumen untuk menggunakan pengelola kata sandi, seperti 1Password atau LastPass untuk menyimpan kata sandi acak dan unik untuk setiap layanan yang mereka gunakan.

Sumber: The Guardian

Sumber Foto: The Telegraph