Foto Pelecehan Anak Diperdagangkan Melalui Secured Apps

Investigas dari BBC menemukan bahwa foto pelecehan seksual anak dan nomor kartu kredit curian sedang diperdagangkan secara terbuka di aplikasi terenkripsi. Pakar keamanan mengatakan pada program File 4 di Radio 4 BBC bahwa aplikasi yang dienkripsi mengambil-alih peran dari dark web sebagai tempat untuk kejahatan.

Aplikasi perpesanan yang aman, termasuk Telegram dan Discord telah menjadi populer setelah operasi polisi yang sukses melawan pasar kriminal yang beroperasi di dark web, sebuah jaringan yang hanya dapat diakses oleh browser khusus.

Aplikasi aman memiliki bagian untuk publik dan bagian yang terenkripsi. Seringkali, publik bisa mendaftar secara online sehingga pengguna dapat mencari dan bergabung dengan grup yang mengiklankan obat-obatan, data keuangan curian, dan materi ilegal lainnya. Namun demikian ketika bergabung ke suatu kelompok tertentu, pesan dilindungi oleh enkripsi peer-to-peer, umumnya menempatkan mereka di luar jangkauan penegakan hukum.

Para penyelidik menemukan bukti bahwa para pedofil menggunakan Telegram dan Discord untuk memberi orang akses ke materi pelecehan dan bahwa tautan ke grup Telegram ditempatkan di bagian komentar publik di video YouTube. Komentar tersebut berisi kode yang akan diindeks oleh mesin pencari dan sekali diklik, membawa orang ke grup tertutup. Para peneliti mengkonfirmasi bahwa setidaknya satu dari kelompok ini berisi ratusan gambar anak-anak yang tidak senonoh.

Pakar kejahatan cyber Dr Victoria Baines mengatakan bahwa terdapat  alasan bagus mengapa para pedofil menyembunyikan tautan di YouTube. Salah satunya adalah bahwa YouTube diindeks oleh Google yang berarti jika ingin memperoleh materi pelecehan anak bisa dimulai dengan cara mencarinya di Google. Sementara Google mencoba untuk membatasi hal tersebut, tautan dapat diakses secara publik di web, jadi itu adalah cara untuk membuat orang yang ingin tahu atau iseng mencari ke ruang tertutup, di mana mereka dapat mengakses materi pelecehan anak.

YouTube mengatakan mereka tidak memiliki pendekatan toleransi terhadap materi pelecehan seksual anak dan telah banyak berinvestasi dalam teknologi, tim, dan kemitraan untuk mengatasi masalah ini. Seorang juru bicara YouTube mengatakan jika mengidentifikasi tautan, gambar atau konten yang mempromosikan pelecehan anak, materi dihapus dan pihak berwenang diberitahu.

Seorang juru bicara Telegram mengatakan mereka memproses laporan dari pengguna dan terlibat dalam pencarian proaktif untuk menjaga platform bebas dari pelecehan, termasuk pelecehan anak dan propaganda teroris. Laporan tentang pelecehan anak biasanya diproses dalam waktu satu jam.

Investigasi BBC juga menemukan bahwa pedofil mengeksploitasi aplikasi Discord, yang populer di kalangan anak muda, yang menggunakannya untuk mengirim pesan teks dan mengobrol saat bermain online.

Sumber: BBC

Sumber Foto: Rappler