Jumlah Hoax Setelah Pemilu Melonjak

Hoax yang beredar setelah pencoblosan pada 17 April 2019 diperkirakan melonjak. Menurut Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Inspektur Jenderal Mohammad Iqbal, Polri akan menindak tegas segala bentuk berita bohong atau hoax yang diembuskan pasca pencoblosan Pemilu 2019. Iqbal mengatakan, saat ini sejumlah berita bohong atau disinformasi banyak beredar di media sosial. Polri, kata Iqbal, tidak akan menolerir para pelaku penyebarnya.

Menurutnya Polri akan melakukan proses hukum terhadap pelaku-pelaku (penyebar hoax) tersebut. Apalagi saat ini kan pasca pemungutan suara, hoax tersebut meresahkan masyarakat. Iqbal menuturkan, Polri telah menyelidiki beberapa di antaranya. Iqbal tak mengungkapnya secara detil dengan alasan penyelidikan masih berlangsung. Ia hanya mengimbau masyarakat tidak mudah percaya informasi yang tidak bersumber dari instansi resmi.

Pasca pencoblosan, tim Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menemukan jumlah akun di media sosial dengan konten hoax dan provokasi meningkat sampai 40 persen. Tim Siber hingga kini masih terus melakukan patroli dunia maya.

Sumber: Tempo

Sumber Foto: Liputan6