Polisi Tangkap Penyebar Hoax Pemilu Cura di Jombang

Tampaknya banyak orang yang tidak punya rasa takut ditangkap ketika menyebarkan hoax terkait pemilu 2019. Baru-baru ini polisi menangkap seorang yang menyebarkan video hoaks emak-emak luruk gedung KPU Jombang yang viral di media sosial.

Rukman, berusia 30 tahun merupakan pemuda Desa Cibiuk Kaler, Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar) akhirnya dibekuk pihak kepolisian karena menyebarkan hoax tersebut. Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Azi Pratas Guspitu mengatakan, pelaku dibekuk polisi di rumahnya pada Sabtu (27/04/2019) sekira pukul 12.15 WIB. Setelah petugas melakukan penyelidikan terkait viralnya video hoaks emak-emak luruk gedung KPU Jombang.

Dalam penangkapan itu, polisi juga menyita sebuah handphone yang digunakan Rukman untuk melakukan editing serta mengunggah video hoaks ke akun Youtube miliknya, dan dibagikan ke akun Facebook. Hingga kemudian, menjadi viral di medsos.

Video hoax itu, diunggah Rukman menggunakan akun youtube Tv explore news pada 19 April 2019 lalu. Saat proses pemilu masih begitu hangat, hingga membuat heboh warganet di Jombang. Video dengan durasi 3 menit itu berjudul ‘Indikasi Curang Emak-emak Labrak Gudang KPU di Jombang Jatim’.

Dikatakan Azi, motif Rukman menyebar video hoaks, disebabkan karena situasi pemilu saat itu tengah ramai. Terlebih saat itu, banyak pihak yang menyebutkan adanya kecurangan dalam pemilu. Di tengah suhu politik yang sedang memanas itulah, Rukman kemudian mengunggah video hoaks tersebut.

Sumber: Sindo News

Sumber Foto: New Media