e-Voting Layar Sentuh Diuji Coba di Pemilihan Lokal di Inggris

Para pemilih di Gateshead, Inggris diundang untuk memberikan suara dua kali dalam pemilihan lokal, yaitu melalui kotak suara tradisional dan di komputer layar sentuh. Suara yang dihitung hanya suara yang diberikan secara tradisional, yaitu kertas suara, sementara e-voting hanya uji coba.

E-voting pada akhirnya dapat mentransformasi pemilu, menghilangkan kebutuhan akan penghitungan pemilu. Beberapa negara telah bereksperimen dengan sistem seperti itu, tetapi kekhawatiran keamanan telah menahan penyebaran teknologi e-voting tersebut.

Siapa pun yang ingin mengambil bagian harus merekam suara mereka melalui komputer layar sentuh di tempat pemungutan suara dengan memasukkan kode sandi yang diberikan kepada mereka, memilih kandidat dan kemudian menerima tanda terima kertas. Semua suara terenkripsi dipublikasikan di situs web pemilihan, di mana siapa pun akan dapat melihat penghitungan untuk setiap kandidat. Sistem akan menandai jika ada e-voting yang dimodifikasi secara tidak sah.

Hal yang membuat e-voting ini berbeda dari sistem sebelumnya adalah bahwa sistem baru tersebut dapat diverifikasi end to end. Hal tersebut diungkapkan oleh tim di Universitas Warwick yang mengembangkannya, dengan dana dari Dewan Riset Eropa dan Innovate UK. Uji coba e-voting sebelumnya telah dilakukan dalam pemilihan lokal di Inggris, antara tahun 2002 dan 2008, tetapi dihentikan. Sistem serupa juga telah diuji coba di AS, India, Brasil, Estonia, Norwegia, dan Swiss.

Sumber: BBC

Sumber Foto: BBC