Google Di Bawah Tekanan untuk Menghapus Iklan Klinik Antiaborsi

Google menghadapi tekanan di Washington untuk segera menghapus iklan online untuk klinik medis palsu yang dirancang untuk menyesatkan perempuan yang mencari (layanan) aborsi.

Carolyn Maloney, seorang anggota kongres senior Demokrat dari New York, mengatakan dalam sebuah surat yang dikirim ke kepala eksekutif Google, Sundar Pichai, bahwa ia terkejut oleh sebuah laporan di Guardian bahwa Google memberikan dana 150.000 dollar AS dalam iklan gratis kepada Obria Group yang mana menurut Maloney memiliki riwayat iklan layanan medis palsu untuk perempuan.

Dalam suratnya Maloney mengatakan bahwa Google tidak boleh mensubsidi kampanye informasi yang salah, terutama kampanye yang dirancang untuk menipu perempuan terkait pilihan perawatan reproduksi mereka sendiri. Dukungan Google yang berkelanjutan atas kampanye informasi yang disengaja dari Obria Group menyangkal akses perempuan ke informasi yang benar tentang pilihan medis mereka. Surat tersebut ditandatangani bersama dengan Suzanne Bonamici, seorang anggota kongres Demokrat dari Oregon.

Obria menjalankan jaringan klinik kesehatan yang dalam beberapa iklan mereka menawarkan layanan kesehatan reproduksi dan keluarga berencana yang komprehensif, termasuk aborsi. Akan tetapi organisasi ini sangat menentang aborsi dan segala bentuk kontrasepsi.

The Guardian melaporkan awal pekan ini bahwa Google memberi Obria hampir 32.000 dollar AS dalam iklan gratis pada 2011 dan 120.000 dollar AS pada 2015, sebagai bagian dari program hibah Google, yang dimaksudkan untuk mendukung nirlaba di seluruh dunia.

Google telah berada di bawah tekanan di masa lalu karena menjalankan iklan yang tampaknya melanggar kebijakannya sendiri dalam hal kesalahan penyajian iklan. Maloney meminta Google untuk mengambil tindakan segera untuk meninjau dan menghapus iklan untuk Obria atau iklan serupa yang dimaksudkan untuk menyesatkan pengguna. Dia juga mendesak Google untuk menerapkan kebijakan dan prosedur baru untuk memastikan bahwa pengiklan yang menipu tidak lagi diberikan hibah Google.

Google mengatakan dalam pernyataan bahwa program hibah iklan Google terbuka untuk organisasi nirlaba yang memenuhi syarat terlepas dari posisi mereka dalam aborsi dan memberikan hibah kepada hampir 50.000 organisasi di seluruh dunia yang mewakili berbagai spektrum pandangan. Semua penerima hibah harus mematuhi kebijakan iklan Google yang melarang penyajian yang salah dalam iklan. Jika Google menemukan iklan yang melanggar kebijakan, Google akan menghapusnya.

Sumber: The Guardian

Sumber Foto: The New Media