Sebanyak 40 Juta Pengguna Internet Indonesia Terpapar Hoax

Kementerian Kominfo merilis temua mereka terkait hoax pada periode 21 hingga 24 Mei yang lalu. Menurut data Kemenkominfo, jumlah pengguna internet Indonesia yang terpapar hoax mencapai 40 juta orang. Mereka terpapar 30 hoaks.

Dirjen Aplikasi Informatika Kominfo Samuel Abrijani mengatakan bahwa dari catatan Kominfo, ada 40 juta dari 170 juta pengguna internet di Indonesia telah terpapar 30 hoaks selama periode 21-24 Mei 2019. Sebelum kerusuhan, tercatat lebih dari 20 hoaks beredar dalam sehari. Setelah pembatasan, hoaks berkurang menjadi 6 hingga 9 per hari.

Samuel mengatakan berita hoax paling banyak terkait kerusuhan yang disebarkan melalui medsos seperti Facebook dan Instagram. Hoaks ini disebarkan melalui 1.932 URL di Facebook, Instagram dan Twitter. Di Facebook sendiri ada 450 URL, Instagram 58, Twitter 784, dan 1 lewat LinkedIn.

Dia menjelaskan pembatasan yang dilakukan pemerintah karena situasi yang tidak kondusif serta mengarah kepada kekerasan sehingga dilakukan pembatasan medsos sebagai upaya untuk mencegah provokasi yang disebarkan melalui sosial media.

Ia menjelaskan bahwa pata tanggal 21 Mei malam Kominfo menerima kabar bahwa terjadi insiden dan sampai pagi dan melihat insiden itu tidak kondusif serta justru mengarah kepada keresahan masyarakat dan ketertiban umum sehingga harus dilakukan pembatasan.

Setelah pembatasan selesai, Kominfo masih terus melakukan pemantauan penyebaran hoax di medsos. Masyarakat pun diminta untuk tidak menyebarkan hoaks karena melanggar UU ITE.

Sumber: Okezone

Sumber Foto: ICTW