Sebanyak 855 Juta Transaksi Bank, Nomor Jaminan Sosial, dan Lainnya Terbuka ke Publik

Ratusan juta catatan yang mencakup rincian rekening bank, Nomor Jaminan Sosial, transaksi kawat, dan dokumen hipotek lainnya terekspos dan dapat diakses secara publik di server perusahaan jasa keuangan utama Amerika Serikat. Lebih dari 885 juta catatan secara total dilaporkan terpapar, menurut Krebs on Security. Data tersebut diambil offline pada hari Jumat minggu lalu.

Ben Shoval, seorang pengembang real-estate, dilaporkan menemukan file-file itu secara online dan melaporkan kepada reporter keamanan Brian Krebs. Krebs mengatakan bahwa ia menghubungi pemilik server, First American Corporation, sebelum melaporkan kejadian tersebut.

Sebagai penyedia jasa asuransi dan penyelesaian hukum terkemuka, First American adalah perusahaan besar yang berkantor pusat di California dengan lebih dari 18.000 karyawan. Total asetnya pada 2017 dilaporkan lebih dari 9,5 miliar dollar AS.

Seorang juru bicara perusahaan mengatakan kepada bahwa mereka mengetahui masalah ini pada hari Jumat dan bahwa akses yang tidak sah itu disebabkan oleh cacat desain dalam salah satu aplikasi produksinya. Mereka segera memblokir akses eksternal ke dokumen dan mulai mengevaluasi, dengan bantuan perusahaan forensik luar, apa efeknya, jika ada, paparan terhadap keamanan informasi pelanggannya.

Menurut perusahaan tersebut  keamanan, privasi, dan kerahasiaan adalah prioritas utama, dan mereka berkomitmen untuk melindungi informasi pelanggan. Menurut Krebs, Shoval mengatakan bahwa jutaan dokumen, yang tampaknya sudah ada sejak tahun 2003, termasuk semua jenis dokumen dari pembeli dan penjual, termasuk nomor Jaminan Sosial, SIM, pernyataan akun, dan bahkan dokumen internal perusahaan. Krebs melaporkan bahwa file tersebut dapat diakses tanpa jenis otentikasi.

Sumber: Gizmodo

Sumber Foto: The Telegraph