Operator EE Didenda 100.000 Pound

The Information Commissioner (ICO) Inggris telah mendenda operator seluler EE sebesar 100.000 pound karena mengirim pesan teks ke pelanggan tanpa persetujuan mereka. ICO mengatakan lebih dari 2,5 juta pesan dikirim oleh EE pada tahun 2018. Tujuan dari teks yang dikirim tersebut adalah untuk mendorong pelanggan EE agar menggunakan aplikasi perusahaan dan juga untuk meng-upgrade handset mereka.

EE mengatakan percaya pada saat bahwa pesan tersebut adalah pesan layanan, bukan pesan pemasaran langsung. Namun, ICO memutuskan bahwa jika sebuah pesan menyertakan materi promosi maka aturan pemasaran elektronik berlaku, dan denda karena tidak mematuhi undang-undang ini bisa mencapai 500.000 pound.

Andy White, direktur investigasi di ICO mengatakan bahwa pesan tersebut adalah pesan pemasaran yang mempromosikan produk dan layanan perusahaan EE. Ia menambahkan bahwa pedoman pemasaran langsung jelas bahwa jika pesan yang berisi informasi layanan pelanggan juga mencakup materi promosi untuk membeli produk tambahan untuk layanan, pesan tersebut tidak lagi menjadi pesan layanan dan aturan pemasaran elektronik berlaku.

EE mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka menerima temuan ICO dan bertujuan untuk meningkatkan prosesnya. Mereka mengtakan berkomitmen untuk memastikan pelanggannya sepenuhnya menyadari pilihan mereka sepanjang masa kontrak mereka dan meminta maaf kepada pelanggan yang menerima pesan-pesan tersebut.

Sumber: BBC

Sumber Foto: The Telegraph