Pencuri Cyber Kini Gunakan Jaringan Tak Terlihat

Pencuri dunia maya menciptakan internet tak kasat mata untuk menghentikan upaya polisi memata-matai transaksi kejahatan dunia maya yang dilakukan di jaringan gelap. Alih-alih berdagang di pasar (biasa), para penjahat beralih ke forum obrolan “gated”, yaitu sebuah komunitas khusus undangan dan aplikasi terenkripsi Perubahan tersebut bisa mempersulit lembaga penegak hukum untuk menemukan dan melacak serangan, mereka memperingatkan. Peneliti juga menemukan peningkatan besar dalam serangan yang ditujukan pada perusahaan besar.

Studi baru ini dilakukan untuk menempatkan para peneliti yang menyamar ke dalam berbagai forum dan forum obrolan yang terjaga keamanannya di dark net. Dark net adalah bagian dari internet yang tidak dapat diakses oleh mesin pencari seperti Google, dan orang-orang memerlukan browser khusus untuk berkunjung. Dark net yang paling terkenal diakses melalui browser Tor.

Dr Mike McGuire, seorang kriminolog dari University of Surrey, yang memimpin proyek tersebut mengatakan bahwa upaya yang berhasil oleh polisi untuk menyusup ke pasar jaringan gelap serta penggeledahan yang membuat  kebanyakan dari penjahat tutup, telah mendorong peretas untuk mengadopsi cara komunikasi yang lebih aman.

Sementara gerombolan penjahat masih aktif di pasar-pasar yang dapat diakses publik, kata Dr McGuire, setiap percakapan tentang target dan taktik langsung dipindahkan ke aplikasi yang aman seperti Telegram atau forum terpisah dan ruang obrolan. Hal ini menjadi seperti internet yang tidak terlihat dan mengkhawatirkan penegakan hukum.

Untuk penelitian ini, para peneliti bertindak sebagai pelanggan dan menanyai peretas tentang biaya berbagai serangan dunia maya, Mereka menyelidiki tingkat pasar untuk serangan malware yang disesuaikan, kampanye phishing, spionase industri, dan informasi orang dalam.

Biaya sampel termasuk:
1. login jarak jauh untuk jaringan perusahaan antara 2 hingga 30 dollar AS.

2. Serangan yang ditargetkan pada perusahaan 4.500 dollar AS
3. serangan yang ditargetkan pada individu $ 2.000
4. Kit phishing 40 dollar AS
5. Kuitansi dan faktur Amazon palsu 52 dollar AS
6. Spionase dan perdagangan oleh orang dalam antara 1.000 hingga 15.000 dollar AS

Ian Pratt, salah satu pendiri perusahaan keamanan Bromium yang mensponsori penelitian tersebut mengatakan bahwa ekonomi kejahatan dunia maya yang muncul di jaringan gelap adalah cermin bagi industri yang sah. Ekonomi kejahatan dunia maya sangat beragam dan canggih dengan banyak kelompok peretas yang berspesialisasi hanya dalam satu aspek serangan, seperti membuat malware, menulis email phising yang meyakinkan, atau membuat situs untuk mengambil data dari para korban.

Sumber: BBC

Sumber Foto: BBC