Sebanyak 86% Pengguna Internet Jadi Korban Hoax

Hoax sungguh menjadi masalah. Hal ini dibuktikan oleh sebuah survei terbaru. Dikutip dari CNN Indonesia, sebuah survei yang dilakukan oleh Centre for International Governance Innovation (CIGI) mencatat 86 persen pengguna internet di dunia menjadi korban penyebaran berita hoaks. Facebook menjadi platform media sosial yang paling banyak menyebarkan hoaks.

Sekitar 77 persen pengguna Facebook mengaku mereka pernah menemukan berita hoax. Hasil ini meudian diikuti oleh 62 persen pengguna Twitter, dan 74 persen lainnya merupakan gabungan dari pengguna media sosial lain.

Oleh karena pesatnya penyebaran hoax tersebut telah mendorong 10 persen pengguna Twitter menutup akun mereka selama setahun terakhir. Hal ini diikuti oleh 9 persen pengguna Facebook yang melakukan hal serupa. Akibat dari berita hoax adalah meningkatknya ketidakpercayaan masyarakat terhadap media sosial. Ditambah isu privasi online dan bias yang dimasukkan ke dalam algoritma yang digunakan oleh raksasa internet.

Berdasarkan negara, Amerika Serikat menjadi negara dengan penyumbang penyebar hoax terbanyak, disusul Rusia dan China. Mesir menjadi negara yang paling mudah termakan hoaks. Di sisi lain, responden di Pakistan justru menjadi yang paling skeptis terhadap berita hoax.

Sumber: CIGI via CNN Indonesia

Sumber Foto: The New Media