Drone Dilarang Terbang setelah Jatuh di Dekat Anak-anak

Sebuah Drone yang membawa sampel laboratorium antarrumah sakit di Swiss telah dilarang untuk terbang karena sebelumnya mengalami kecelakaan jatuh sekitar 50 yard dari tempat anak-anak pra-sekolah bermain. Drone tersebut jatuh di hutan setelah tali yang berfungsi untuk memegang parasut darurat putus.

Swiss Post mengatakan bahwa mereka akan memeriksa semua prosedur keselamatan sebelum penerbangan dilanjutkan dan meminta pembuat drone, Matternet untuk segera memperbaiki serangkaian masalah. Sebelumnya, pada bulan Januari, satu drone melakukan pendaratan darurat di Danau Zurich. Dalam peristiwa tersebut parasut darurat digunakan dengan benar.

Swiss Post mengatakan bahwa keselamatan adalah prioritas utama mereka. Itulah sebabnya Swiss Post sekarang membentuk dewan ahli yang akan memeriksa semua proses yang berkaitan dengan manajemen risiko dan keselamatan penerbangan drone.

Swiss Post telah meminta startup dari Silicon Valley untuk memperkuat tali parasut dengan kepang logam, drone harus memiliki dua tali, bukan satu serta membuat peluit yang lebih keras bunyinya untuk mengingatkan orang akan kehadiran drone.

Matternet mengatakan bahwa peristiwa tersebut merupakan pertama kalinya mereka mengalami kegagalan pada sistem parasut drone. Mereka mengaku belum pernah melihat kegagalan seperti itu di masa lalu, baik dalam pengujian yang luas maupun dalam operasi komersial. Swiss Post memulai uji coba sampel laboratorium yang dilakukan oleh drone pada tahun 2017 dan sejauh ini telah melakukan sekitar 3.000 penerbangan yang sukses.

Sumber: BBC

Sumber Foto: Getty Images