TOT Literasi DIgital bagi Guru

TOT Literasi Guru

Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) merupakan sebuah kegiatan penting dan strategis untuk mengenalkan Literasi Digital bagi siswa baru. Di agenda MPLS sendiri terdapat jadwal untuk materi Literasi yang harus disampaikan oleh guru, yang tentunya dapat diisi sebagian dengan materi literasi digital ini. Oleh karena itu Direktorat Pemberdayaan Informatika, Ditjen APTIKA, Kementerian Komunikasi dan Informatika, menyelenggarakan TOT Literasi Digital bagi Guru untuk Kegiatan MPLS, pada tanggal 11-12 Juli 2019 di Depok. Bekerja sama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi, Relawan TIK Indonesia dan ICT Watch, kegiatan ini melibatkan 93 orang guru BP dan guru TIK dari sekitar 70 SMK di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Slamet Santoso (Plt. Direktur Pemberdayaan Informatika) menegaskan pentingnya peran guru dalam edukasi literasi digital di sekolah. “Para guru dapat memberikan imunisasi sejak awal, begitu anak didik masuk, dengan memberikan edukasi literasi digital di kegiatan MPLS”, ujarnya. Ketua GNLD Siberkreasi, Dedy Permadi, juga menyampaikan pentingnya literasi digital dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0. “Para pelajar harus dibekali kecapakan digital yang dapat menjadi bekal bagi mereka dalam menghadapi era transformasi digital saat ini dan di masa depan nanti.”, kata Dedy.

Para peserta pun mengapresiasi kegiatan ini. Wildani Fitria dari SMK Muhammadiyah 3 Weleri(Kendal) merasakan bahwa kegiatan ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan terkait literasi digital karena pemateri yang hadir memberikan ilmu yang sangat bermanfaat yang dapat menjadi bekal bagi guru untuk dapat menyebarkannya di sekolah. Selain itu kegiatan ini juga membuatnya dapat bersilaturahmi dengan guru lain yang mempunyai semangat bersama memperbaiki generasi bangsa di masa depan. Senada dengan Wildani, Endang Setiawati, guru dari SMKN 1 Mundu(Cirebon), menyatakan bahwa kegiatan ini sangat membantu para guru untuk dapat memberikan literasi digital di kegiatan MPLS, “Bukan itu saja, bahkan kami para guru pun masih suka sulit mengidentifikasi hoaks, sehingga materi seperti ini penting bagi kami, para pendidik. Kegiatan ini sangat bermanfaat agar dapat membimbing anak didik kita untuk menjadi warganet yang baik” tegasnya.

Rangga Adi Negara, penyelenggara kegiatan dari Direktorat Pemberdayaan Informatika, menambahkan bahwa program ToT ini merupakan inisiasi awal untuk dapat memasukkan materi Literasi Digital dalam kegiatan MPLS. Jika dirasa berhasil, maka program ini akan direplikasi di daerah lainnya.

Dalam kegiatan ini, saya diberi kesempatan untuk memberikan materi terkait dampak pemanfaatan internet serta membangun konten positif. Akan tetapi saya juga coba menyiapkan materi secara lengkap, dengan harapan bisa digunakan secara oleh pihak sekolah yang membutuhkan, khususnya di tingkat SMP/SMA/SMK

Sumber: banyumurti.my.id