Pengawas Privasi Luksemburg Diskusikan Rekaman Suara di Alexa

Pengawas privasi data Luksemburg mengatakan bahwa mereka dalam diskusi dengan Amazon tentang rekaman suara yang dibuat dari pelanggan yang telah menggunakan asisten cerdas Amazon, Alexa. Regulator privasi data Luksemburg adalah otoritas pengawas utama untuk perusahaan di Uni Eropa yang berarti bahwa mereka mengoordinasikan investigasi ke perusahaan-perusahaan seperti Amazon atas nama negara anggota lainnya. Pada titik ini mereka  belum meluncurkan penyelidikan privasi formal.

Juru bicara National Data Protection Commission (CNPD) mengatakan bahwa warga negara Uni Eropa dapat mengajukan kepatuhan dengan otoritas atau otoritas pengawasan nasionalnya jika mereka memiliki kekhawatiran terhadap data dan privasi mereka.

Kekhawatiran tentang rekaman Alexa terungkap pada bulan April setelah kantor berita Bloomberg berbicara kepada staf yang telah menyalin klip video untuk perusahaan. Menurut Bloomberg, rekaman kadang-kadang dipicu oleh speaker pintar Amazon yang salah dengar perintah yang seharusnya membatasi ketika audio ditransmisikan kembali ke perusahaan. Dilaporkan mereka telah memasukkan percakapan sehari-hari serta kasus-kasus yang diduga sebagai serangan seksual.

Amazon mengatakan bahwa mereka menggunakan pengulas manusia untuk meningkatkan akurasi teknologi pengenalan suara serta untuk mengembangkan fitur-fitur baru. Sementara beberapa pekerjaan ini dilakukan di kantor Amazon sendiri, namun beberapa kontraktor outsourcing telah didorong untuk melakukan transkripsi dari rumah mereka.

Pada bulan Juni, kepala Amazon Alexa Dave Limp mengatakan bahwa hanya sebagian kecil rekaman Alexa yang diperiksa oleh manusia. Akan tetapi dia mengakui bahwa syarat dan ketentuan perusahaan bisa lebih spesifik untuk memperjelas bahwa audio dapat ditinjau oleh manusia. Pada akhir pekan lalu, perusahaan menambahkan opsi di aplikasi Alexa untuk ponsel pintar sehingga memungkinkan bagi pengguna mengeluarkan rekaman mereka dari basis data yang relevan.

Seorang juru bicara mengatakan bahwa langkah ini tidak terkait dengan tindakan CNPD. Pekan lalu, Apple mengungkapkan pihaknya juga telah menghentikan semua tinjauan manusia atas rekaman yang dibuat melalui asisten virtual Siri-nya, sementara Google mengatakan telah menangguhkan pemeriksaan serupa yang dibuat dari audio yang ditangkap melalui Asisten-nya di seluruh Uni Eropa. Otoritas pengawas utama untuk kedua perusahaan ini adalah pengawas data Irlandia.

Sumber: BBC

Sumber Foto: New Media