Aktivis Rusia Selamatkan Data dari Polisi dengan Drone

Seorang aktivis Rusia menggunakan pesawat tak berawak untuk mengeluarkan data miliknya dari flatnya ketika polisi datang untuk mencarinya. Sergey Boyko mengatakan dia mengirim hard drive ke teman dengan drone ketika polisi menggedor pintunya pukul 10:00 waktu setempat, untuk menghindari polisi mendapatkan data tersebut.

Penggeledahan yang dilakukan terhadap aktivis tersebut merupakan bagian dari tindakan keras nasional terhadap oposisi. Sekitar 200 serangan telah dilakukan dalam beberapa hari terakhir setelah partai yang berkuasa menderita kerugian besar dalam pemilihan lokal di Moskow.

Sebuah video YouTube yang diambil (dalam bahasa Rusia) oleh seorang teman wanita aktivis tersebut menunjukkan Boyko, yang tinggal di kota Siberia Novosibirsk, melepaskan sebuah drone dari flatnya di sebuah blok apartemen ketika polisi menunggu untuk diizinkan masuk.

Boyko mengepalai cabang lokal gerakan pemimpin oposisi Alexei Navalny, yang berkampanye untuk pemilih mengalahkan kandidat Partai Rusia Bersatu menggunakan pemungutan suara taktis dalam pemilihan dewan kota hari Minggu. Para aktivis mengatakan penggerebekan adalah bentuk balas dendam oleh pihak berwenang merupakan kemunduran.

Sumber: BBC

Sumber Foto: Amazon