AS (USCIS) Gunakan Google Translate untuk Memeriksa Posting Media Sosial Imigran

Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi AS (USCIS) telah dikritik karena menggunakan alat terjemahan online untuk memeriksa postingan media sosial imigran. Staf manual di USCIS mengatakan bahwa mereka menempelkan teks ke alat seperti Google Translate dan Bing karena cara ini merupakan pendekatan yang paling efisien.

Situs berita ProPublica mengatakan alat-alat online sering menerjemahkan kalimat yang salah dan nuansa dan bahasa gaul yang disalahartikan. Akan tetapi USCIS mengatakan kepada situs berita tersebut bahwa memeriksa posting media sosial adalah tindakan yang masuk akal. Badan tersebut mengatakan informasi yang dikumpulkan dari media sosial, dengan sendirinya, tidak akan menjadi dasar untuk menolak pemukiman kembali pengungsi.

Amerika Serikat sekarang mensyaratkan hampir semua pemohon visa AS untuk mengirimkan rincian akun media sosial mereka. Staf manual USCIS menjelaskan prosedur yang akan digunakan ketika memeriksa orang yang pasangan atau orang tuanya telah diberikan status pengungsi di AS.

Pakar bahasa mengatakan ketergantungan pemerintah pada terjemahan otomatis untuk menggali pos-pos media sosial pengungsi mengganggu dan kemungkinan akan diisi kesalahan karena layanan tidak dirancang untuk mengurai nuansa atau mengenali bahasa gaul. Pemerintah mungkin salah mengartikan komentar tidak berbahaya atau melewatkan komentar yang benar-benar mengancam.

Sumber: BBC dan Pro Publica

Sumber Foto: Google