Facebook Tak Lakukan Cek Fakta terhadap Politisi

Facebook telah mengatakan bahwa para politisi akan dibebaskan dari skema pengecekan fakta yang dirancang untuk mengurangi penyebaran berita palsu dan informasi yang salah. Facebook tidak ingin menjadi wasit dalam debat politik atau mencegah politisi mencapai audiensi yang dituju. Namun, Facebook tidak (secara jelas) mendefinisikan siapa yang dianggapnya sebagai politisi.

Hal tersebut diungkapkan oleh wakil presiden komunikasi Facebook yang merupakan mantan pemimpin Demokrat Liberal Sir Nick Clegg di Washington DC. Clegg mengatakan perusahaan telah melakukan kesalahan pada 2016 dan mengatakan Rusia telah mencoba menggunakan Facebook untuk mengganggu pemilihan presiden AS. Dia bersikeras perusahaan telah mengambil langkah-langkah untuk mencegah hal itu terjadi kembali.

Facebook menggunakan organisasi pemeriksa fakta pihak ketiga yang independen untuk membantu mengidentifikasi berita palsu, klaim yang menyesatkan, dan informasi yang salah. Namun, artikel yang dibuat oleh politisi tidak akan melalui pemeriksa fakta tersebut. Facebook akan membiarkan politisi memposting konten yang melanggar aturannya pada topik seperti pidato kebencian, selama mereka tidak menimbulkan risiko bahaya yang signifikan.

Sumber: BBC

Sumber Foto: The Huft Post