Kebocoran Data Malindo Lion Air Disebabkan oleh Dua Mantan Staf Kontraktor

Malindo Air, anak perusahaan Malaysia dari Lion Group Indonesia, mengatakan pada bahwa dua mantan karyawan kontraktor e-commerce bertanggung jawab atas pelanggaran data penumpang yang bocor beberapa hari yang lalu. Dikutip dari Reuters, Malindo Air mengkonfirmasi pelanggaran pekan lalu setelah perusahaan cybersecurity yang bermarkas di Moskow Kaspersky memperingatkan pengguna di Malaysia dan Thailand.

Kaspersky mengatakan kepada Reuters dalam sebuah email bahwa mereka telah mengirimkan peringatan pada 13 September, dua hari setelah pelanggaran data diumumkan. Kaspersky mengatakan dalam peringatannya bahwa rincian pribadi hampir 46 juta penumpang Malindo dan Thai Lion Air, anak perusahaan Lion Group lainnya, tersebar secara online. Kaspersky mengatakan sebagian dari database yang bocor itu ditawarkan untuk dijual.

Malindo Air mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa dua mantan karyawan penyedia layanan e-commerce GoQuo (M) Sdn Bhd di pusat pengembangan mereka di India mengakses secara tidak benar dan mencuri data pribadi pelanggan. Maskapai itu mengatakan pelanggaran data telah diatasi dan masalah tersebut telah dilaporkan ke polisi di Malaysia dan India.

Malindo Air juga mengatakan pelanggaran itu tidak terkait dengan keamanan arsitektur data penyedia layanan Amazon Amazon Web Services, dan tidak ada rincian pembayaran pelanggan yang dikompromikan.

Sumber: Reuters

Sumber Foto: The Telegraph