Tes Depresi Online Mengumpulkan dan Membagi Data Pengguna

Sebuah laporan baru menemukan bahwa bahkan di situs web kesehatan mental, menomorduakan privasi pengguna dan menggunakan data pengguna untuk menghasilkan iklan yang dipersonalisasi.

Minggu ini, Privacy International menerbitkan laporan yang menyelidiki bagaimana situs web kesehatan mental menangani data pengguna. Organisasi nirlaba hak digital ini melihat 136 halaman web kesehatan mental di Google Perancis, Google Jerman dan Google versi Inggris. Mereka memilih situs web berdasarkan tautan yang diiklankan dan menampilkan hasil pencarian halaman untuk istilah yang berhubungan dengan depresi dalam bahasa Prancis, Jerman, dan Inggris, dan juga memasukkan situs yang paling sering dikunjungi menurut layanan analisis web SimilarWeb.

Menurut laporan tersebut, Privacy International menggunakan webxray, perangkat lunak sumber terbuka untuk mengidentifikasi permintaan dan cookie HTTP pihak ketiga. Kemudian menganalisis situs web pada 8 Juli tahun ini. Analisis menemukan bahwa 97,78 persen dari halaman web memiliki elemen pihak ketiga, yang mungkin termasuk cookie, JavaScript, atau gambar yang di-host di server luar. Privacy International juga menunjukkan bahwa penelitiannya menemukan bahwa alasan utama untuk elemen pihak ketiga ini adalah untuk iklan.

Analisis Webxray menemukan bahwa 76,04 persen halaman web memiliki pelacak untuk tujuan pemasaran, 80,49 persen halaman di Prancis, 61,36 persen halaman di Jerman, dan 86,27 persen di antaranya di Inggris. Di antara pelacak pihak ketiga juga termasuk layanan iklan dari Google, Facebook, dan Amazon, dengan pelacak Google yang paling sering, diikuti oleh Facebook dan Amazon.

Sumber: Gizmodo, Privacy International

Sumber Foto: The Telegraph