Larangan Akses e-Mail Bisa Memengaruhi Kesejahteraan Karyawan

Larangan untuk mengakses email kantor bagi karyawan di luar jam kantor bisa lebih berbahaya daripada kebaikan bagi kesejahteraan karyawan. Hal ini diungkapkan oleh sebuah studi baru.  Peneliti University of Sussex menemukan sementara larangan dapat membantu beberapa staf untuk berhenti bekerja (sementara waktu), namun larangan tersebut juga bisa menghentikan orang mencapai tujuan kerja dan menyebabkan stres.

Sebagaimana diketahui banyak perusahaan semakin membatasi penggunaan email untuk mengatasi kelelahan pegawai. Prancis bahkan telah membuat undang-undang tentang masalah ini.  Menurut penelitian, kebijakan ketat tentang penggunaan email bisa berbahaya bagi karyawan dengan tingkat kecemasan dan neurotisisme yang tinggi. Hal ini karena karyawan seperti itu perlu merasa bebas untuk menanggapi akumulasi email yang bertambah atau mereka bisa merasa lebih tertekan dan kelebihan beban pekerjaan.

Dr Emma Russell, seorang dosen senior di manajemen di University of Sussex Business School, mengatakan meskipun ada niat terbaik dari kebijakan yang membatasi penggunaan email, pendekatan satu ukuran untuk semua hal harus dihindari.

Perusahaan yang membatasi penggunaan email termasuk pembuat mobil Jerman, Volkswagen, yang telah mengonfigurasi servernya sehingga email dapat dikirim ke ponsel karyawan dari setengah jam sebelum hari kerja mulai setengah jam setelah berakhir dan tidak sama sekali selama akhir pekan. Tahun lalu, bos Lidl di Belgia melarang semua lalu lintas email internal antara pukul 18:00 dan 07:00 untuk membantu staf menjernihkan pikiran mereka dan menikmati waktu libur.

Sumber: BBC

Sumber Foto: The Daily News