Tanda Tangan di e-mail Bisa Membuat Kontrak yang Mengikat

Blok tanda tangan email kantor dapat digunakan untuk membentuk kontrak yang mengikat dan legal. Hal ini diputuskan oleh pengadilan wilayah Manchester sehingga membuat rugi seorang penjual tanah 25.000 pound.

Kisah itu dimulai saat  sengketa properti 2016 tentang dermaga kapal dan sebidang tanah yang terhubung oleh Danau Windermere. Pengacara satu pihak mengirimkan balasan kepada pengacara pihak lain yang menyetujui saran yang mereka buat saat menegosiasikan kontrak.

Perselisihan itu terjadi antara sepasang penduduk lokal Windermere, Stavros dan Kalliroy Neocleous, dan Christine Rees. Neocleouse memiliki dermaga yang hanya bisa diakses dengan melintasi tanah Rees. Mereka mencoba mendaftarkan hak hukum untuk melintasi tanahnya dan dia keberatan. Setelah bolak-balik, mereka setuju secara prinsip bahwa Rees akan menjual sebagian tanahnya kepada Neocleouses.

Lalu datanglah keterlibatan pengacara. Pengacara David Tear dari AWB Charlesworth Solicitors untuk Rees, mengirim email tanggapan kepada pengacara Neocleouses dalam menanggapi beberapa perubahan kontrak yang disarankan. Dia mengirim emailnya lengkap dengan catatan kaki standar seperti nama, jabatan, rincian perusahaan dan kontak. Daniel Wise dari Salter Heelis Solicitors, untuk Neocleouses, menjawab dan setuju.

Kedua email itu, menurut Neocleouse adalah perjanjian yang mengikat dengan kontrak dan dengan demikian penjualan tanah oleh dermaga mereka. Sayangnya untuk Rees, itu berarti dia telah setuju untuk harga jual 175.000  pound dan bukan 200.000 pound seperti yang ia inginkan.

Hakim Pearce, yang duduk di Manchester Civil Justice Centre mengatakan bahwa tanda tangan yang diakui dari pengacara atas nama terdakwa adalah generasi otomatis dari nama, pekerjaan, peran dan rincian kontaknya di kaki email sehingga harga penjulan yang disetujui adalah 175.000 pound karena ada tanda tangan di email yang secara tegas menyatakan hal tersebut sehingga mengikat.

Sumber: The Register

Sumber Foto: The Register