Apple Hapus Aplikasi Vaping dari App Store

Apple menghapus semua aplikasi vaping dari toko online-nya. Menurut Apple, mereka mengambil keputusan tersebut karena kekhawatiran resmi yang berkembang tentang dampak vaping terhadap kesehatan. Di Amerika Serikat terdapat 42 kematian dan lebih dari 2.100 kasus cedera paru-paru telah dikaitkan dengan penyakit pernapasan yang terkait dengan aktivitas vaping. Dengan keputusan tersebut berarti total 181 aplikasi tidak akan tersedia di iPhone.

Dalam sebuah pernyataan yang diberikan kepada Axios, Apple mengatakan setuju dengan peringatan resmi tentang dampak negatif vaping terhadap kesehatan dan potensi masalah yang ditimbulkan oleh daya tarik rokok elektronik kepada kaum muda.

Aplikasi vaping yang tersedia melalui toko Apple memungkinkan orang mengendalikan beberapa fitur rokok elektronik dan yang lain hanya membuat orang mendapatkan informasi terbaru tentang vaping atau menawarkan game bertema vaping. Apple mengatakan siapa pun yang sudah memiliki aplikasi vaping di iPhone mereka akan dapat terus menggunakannya dan mentransfernya ke perangkat Apple yang baru.

Langkah untuk menghilangkan aplikasi vaping dimulai pada bulan Juni ketika Apple memutuskan untuk berhenti menerima aplikasi baru yang terkait dengan rokok elektronik. Penelitian oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) tentang penyebab penyakit pernapasan yang menyebabkan kematian, menunjukkan salah satu bahan yang harus disalahkan. CDC mengatakan telah menemukan vitamin E asetat, agen penebalan yang digunakan dalam banyak produk vaping ilegal dalam sampel paru-paru dari 29 pasien yang terkena penyakit ini.

Sumber: BBC

Sumber Foto: Getty Images