Karyawan Trend Micro Bocorkan Data Pengguna

Perusahaan Cyber-security Trend Micro mengatakan data pribadi ribuan pelanggannya telah diekspos oleh karyawan yang nakal. Perusahaan tersebut mengatakan seorang karyawan menjual informasi dari basis data dukungan pelanggan, termasuk nama dan nomor telepon kepada pihak ketiga. Kecurigaan muncul setelah pelanggan mulai menerima panggilan telepon dari scammer yang menyamar sebagai staf Trend Micro. Perusahaan mengatakan telah menghubungi mereka yang detailnya terungkap.

Trend Micro mengatakan bahwa sekitar 70.000 dari 12 juta pelanggannya telah terpengaruh oleh tindakan nakal karyawan tersebut. Trend Micro menyediakan alat keamanan cyber dan anti-virus untuk konsumen, bisnis, dan organisasi di seluruh dunia.

Pada bulan Agustus 2019, mereka menerima laporan bahwa banyak pengguna perangkat lunak keamanan rumah telah menerima panggilan telepon penipuan. Para scammer mengetahui sedemikian banyak informasi tentang target mereka sehingga Trend Micro menduga basis data dukungan pelanggannya telah bocor. Belakangan diketahui bahwa sistemnya tidak diserang melalui internet dan malah menghadapi ancaman orang dalam yang berbahaya.

Tersangka pembocor data pengguna tersebut adalah karyawan Trend Micro yang mengakses data secara tidak saha dan dengan niat kriminal yang jelas. Investigasi Trend Micro mengungkapkan bahwa karyawan ini menjual informasi curian kepada aktor jahat pihak ketiga yang saat ini tidak dikenal. Perusahaan mengatakan sedang bekerja dengan polisi dan karyawan tersebut telah dipecat.

Sumber: BBC

Sumber Foto: News Daily