Twitter Larang Iklan Politik

Twitter mengatakan bahwa mereka melarang semua iklan politik di seluruh dunia, dengan mengatakan bahwa jangkauan pesan semacam itu harus diperoleh, bukan dibeli. CEO Twitter Jack Dorsey dalam sebuah utas tweet mengatakan bahwa  periklanan internet sangat kuat dan sangat efektif untuk pengiklan komersial, namun kekuatan itu membawa risiko yang signifikan bagi politik.

Brad Parscale, manajer kampanye pemilihan ulang Presiden Donald Trump, mengatakan larangan tersebut merupakan  upaya lain dari kubu kiri untuk membungkam Trump dan kaum konservatif. Tetapi Bill Russo, juru bicara kampanye untuk memilih calon terdepan Demokrat Joe Biden, mengatakan bahwa ketika dihadapkan dengan pilihan antara dolar iklan dan integritas demokrasi orang harus memilih demokrasi, bukan uang (iklan).

Mark Zuckerberg memberikan tangga[an terhadap langkah tersebut dan membela kebijakan perusahaannya. Menurutnya, dalam sebuah demokrasi, tidak tepat bagi perusahaan swasta untuk menyensor politisi atau berita. Larangan iklan politik Twitter akan diberlakukan mulai 22 November, dengan rincian lengkap dirilis pada 15 November.

Sumber: BBC

Sumber Foto: Twitter