Twitter Blokir Akun yang Didukung Arab Saudi

Twitter mengatakan pada hari Jumat minggu lalu bahwa mereka telah menangguhkan ribuan akun yang terkait dengan upaya manipulasi yang berasal dari Arab Saudi. Tindakan Twitter ini merupakan bagian dari penumpasan terbaru pada upaya propaganda yang disponsori negara.

Jaringan sosial tersebut mengatakan sekitar 88.000 akun yang diblokir terkait dengan operasi informasi yang didukung negara Arab Saudi yang melanggar aturan manipulasi platform Twitter. Sebagian besar akun dalam bahasa Arab dan ditujukan untuk memperkuat pesan yang menguntungkan bagi otoritas Arab Saudi, tetapi beberapa konten bahasa Inggris ditujukan untuk audiens Barat.

Twitter menjelaskan bahwa menurut analisis internal mereka jaringan itu terlibat dalam berbagai bentuk manipulasi platform, menargetkan diskusi terkait Arab Saudi dan memajukan kepentingan geopolitik mereka di panggung dunia. Twitter mengatakan telah merilis rincian pada 5.929 akun yang disebutnya sampel representatif dari 88.000 akun yang mencurigakan.

Investigasi Twitter melacak sumber aktivitas terkoordinasi ke perusahaan pemasaran media sosial yang berbasis di Saudi, Smaat, yang telah diblokir secara permanen dari Twitter. Smaat bekerja untuk individu yang memiliki profil tinggi dan beberapa departemen pemerintah di Arab Saudi, menggunakan alat otomatis untuk menutupi manipulasi platform secara keseluruhan yang berasal dari akun tersebut. 

Beberapa tweet yang dimaksud berasal dari tahun 2016 dan tampaknya mendukung Donald Trump atau kampanyenya.

Sumber: The Guardian