Grindr Bagi Data Pribadi Pengguna dengan Ribuan Mitra Iklan

Layanan chatting Grindr dilaporkan berbagi data pribadi terperinci dengan ribuan mitra iklan yang memungkinkan mereka menerima informasi tentang lokasi, usia, jenis kelamin, dan orientasi seksual pengguna. Hal ini dikatakan oleh kelompok konsumen Norwegia.

Layanan Grindr digambarkan sebagai aplikasi jejaring sosial terbesar di dunia untuk orang gay, bi, trans, dan queer memberikan data pengguna kepada pihak ketiga yang terlibat dalam periklanan dan pembuatan profil. Menurut laporan, anak perusahaan iklan Twitter Inc., MoPub, digunakan sebagai mediator untuk berbagi data dan memberikan data pribadi kepada pihak ketiga.

Aktivis privasi Austria Max Schrems mengatakan bahwa setiap kali pengguna membuka aplikasi seperti Grindr, jaringan iklan mendapatkan lokasi GPS, pengidentifikasi perangkat, dan bahkan fakta bahwa pengguna menggunakan aplikasi kencan gay. Menurutnya hal ini adalah pelanggaran besar-besaran terhadap hak privasi pengguna Uni Eropa.

Kelompok konsumen dan organisasi privasi Schrems telah mengajukan tiga keluhan terhadap Grindr dan lima perusahaan adtech ke Otoritas Perlindungan Data Norwegia karena melanggar peraturan perlindungan data Eropa. Kelompok Schrems, Noyb akan mengajukan keluhan serupa dengan DPA Austria dalam beberapa minggu mendatang.

Dalam penelitian tersebut juga terungkap aplikasi kencan Match Group Inc. yang populer, yaitu OkCupid dan Tinder LLC berbagi data satu sama lain. OkCupid memberikan informasi terkait seksualitas pelanggan, penggunaan narkoba dan pandangan politik, kepada perusahaan analitik Braze Inc.

Sumber: Bloomberg