Facebook dan Venmo Minta Clearview AI untuk Berhenti Mengeruk Data

Facebook menjadi perusahaan terbaru yang mengambil tindakan hukum terhadap startup pengenalan wajah kontroversial Clearview AI. Menurut Buzzfeed News, Facebook mengirim surat tuntutan dan penghentian ke Clearview sekitar minggu ini. Facebook menuntut perusahaan tersebut berhenti mengambil data dari Facebook dan Instagram. Menurut Facebook, mengeruk informasi pengguna mereka melanggar kebijakan Facebook sehingga mereka menuntut Clearview berhenti mengakses atau menggunakan informasi dari Facebook atau Instagram.

Sebelum mengirim surat, tampaknya Facebook telah mencoba beberapa pendekatan berbeda untuk membuat Clearview mematuhinya. Menurut CBS News, raksasa media sosial tersebut mengirim banyak surat ke Clearview, berusaha menjelaskan kebijakannya. CBS News mengatakan perusahaan juga telah meminta informasi terperinci dari Clearview tentang praktiknya dan menuntut agar startup tersebut berhenti menggunakan data dari produk Facebook.

Clearview berada di bawah pengawasan ketat awal tahun ini ketika sebuah laporan dari The New York Times menunjukkan bahwa perusahaan telah mengeruk miliaran gambar dari situs web seperti Facebook, Twitter dan YouTube tanpa persetujuan untuk membangun basis data pengenalan wajah. Startup ini bekerja dengan lebih dari 600 departemen kepolisian di seluruh Amerika Utara dan mengklaim teknologinya 99,6 persen akurat dalam mengidentifikasi individu.

Tidak jelas mengapa Facebook membutuhkan waktu lebih lama untuk mengambil tindakan hukum formal terhadap Clearview dibandingkan perusahaan lain seperti Google. Salah satu alasan yang mungkin adalah bahwa anggota dewan Facebook Peter Thiel adalah investor awal dalam startup tersebut. Fakta bahwa Thiel memiliki hubungan dengan kedua perusahaan mungkin telah mempersulit respons Facebook. 

Laporan CBS News menyebutkan bahwa Venmo baru-baru ini juga mengirim surat tuntutan dan penghentian ke Clearview juga. Dalam sebuah wawancara, CEO Clearview Hoan Ton-That mengatakan perusahaannya akan menantang surat-surat tuntutan tersebut dengan berargumen memiliki hak Amandemen Pertama untuk informasi yang tersedia untuk umum.

Sumber: Engadget