Pembajakan Film Meningkat Saat Lock Down

Perusahaan pemantau pembajakan, Muso mengatakan bahwa kunjungan ke situs film bajakan di Inggris naik 43% dibandingkan dengan saat sebelum tindakan lock down diberlakukan. Peningkatan yang belum pernah terjadi sebelumnya tercermin di negara-negara lain di seluruh dunia. Hal ini diungkapkan oleh data dari Muso.

Peningkatan pembajakan terbesar terlihat di Italia, salah satu negara pertama yang melakukan lock down, angkanya melonjak 66%. Tetapi saat film bajakan dan perangkat lunak bajakan meningkat, jumlah acara TV bajakan telah menurun karena kurangnya siaran olahraga langsung.

Di Inggris, misalnya, data Muso menunjukkan acara televisi bajakan telah turun hampir 5%, yang termasuk penurunan lebih dari 50% dalam siaran langsung olahraga.

Data dikumpulkan dengan membandingkan kunjungan ke berbagai situs bajakan dalam tujuh hari terakhir bulan Februari sebelum langkah-langkah lock down yang luas dimulai dengan periode yang sama pada akhir Maret.

Kepala eksekutif Muso, Andy Chatterly, mengatakan tren konsumsi konten bajakan terkait erat dengan peningkatan serupa dalam konten resmi yang berbayar. Data menunjukkan Netflix mengalami peningkatan pelanggan yang besar.

Pembajakan perangkat lunak juga meningkat sekitar 29% di Inggris dan Amerika Serikat dan lebih dari 41% di Italia. Muso mengatakan memiliki dataset pembajakan terbesar di dunia, melacak streaming ilegal, unduhan web dan torrent di lebih dari 19.000 situs web sehingga perusahaan media dan pemilik hak dapat melihat gambaran yang lebih besar tentang bagaimana konten mereka dikonsumsi.

Ernesto van der Sar, editor situs berita pembajakan TorrentFreak, mengatakan angka Muso cocok dengan apa yang mereka perkirakan. Menurutnya, TorrentFreak telah mengikuti dampak pandemi ini secara dekat dan di banyak negara ada peningkatan tajam yang bertepatan dengan berbagai tindakan lock down.

Penurunan streaming olahraga juga telah menyebabkan beberapa layanan streaming televisi tanpa izin untuk menawarkan ke berbagai konten yang lebih luas.

Sumber: BBC