Ubisoft Gugat Apple dan Google di Pengadilan Hak Cipta

Internet Sehat: Ubisoft menggugat Apple dan Google atas game mobile China yang dituduh merupakan salinan utuh dari salah satu game paling populer mereka, yaitu Rainbow Six: Siege. Menurut Ubisoft, game Area F2 dirancang untuk mereplikasi hampir setiap aspek dari game Rainbow Six: Siege. Mereka juga menuntut pengembang, Ejoy, yang dimiliki oleh raksasa teknologi China, Alibaba.

Karakter, mode game, peta game, animasi, dan bahkan antarmuka pengguna disalin secara utuh. Secara virtual setiap aspek AF2 disalin dari R6S, mulai dari layar pemilihan operator ke layar skor akhir dan semuanya di antaranya.

Ubisoft menambhakan bahwa faktanya, kedua game itu sangat mirip sehingga pengamat biasa melihat dan memainkan kedua game tersebut kemungkinan tidak akan dapat membedakannya. Ubisoft memperkirakan Area F2 telah diunduh lebih dari satu juta kali dan menghasilkan puluhan ribu dolar pada pembelian dalam game.

Ubisoft mengatakan telah mengangkat masalah kepada Apple dan Google, yang keduanya mengambil potongan penjualan di toko aplikasi masing-masing. Namun menurut mereka Google dan Apple malah memutuskan bahwa akan lebih menguntungkan untuk mengumpulkan bagian pendapatan mereka dari AF2 dan melanjutkan distribusi ilegal merek.

Pengajuannya ke pengadilan juga mengatakan Rainbow Six: Siege yang dirilis pada 2015 merupakan properti game paling berharga Ubisoft dengan tiga juta pemain setiap hari.

Peniruan secara total sebuah game sering terjadi. Banyak tuduhan seperti ini terjadi karena game merupakan salah satu layanan yang banyak dimainkan pengguna sehingga menghasilkan uang yang tidak sedikit. Sehendaknya setiap developer menghindari menyalin secara utuh game milik developer lain karena ini terkait dengan hak cipta. Menghargai hak cipta milik orang lain merupakan bagian dari internet sehat yang sangat penting untuk diaplikasikan.

Sumber: BBC