Privasi & Data Pribadi

Akun Twitter Situs Pribadi PM India Modi Diretas

Internet Sehat : Tidak butuh waktu lama setelah peretasan besar-besaran terhadap akun-akun populer dan memiliki follower yang sangat banyak, kini Twitter mengonfirmasi bahwa akun situs web pribadi Perdana Menteri India, Narendra Modi telah diretas.

Serangkaian tweet dikirim dari akun tersebut meminta pengikut untuk menyumbangkan cryptocurrency ke program dana bantuan. Twitter mengatakan telah mengetahui aktivitas tersebut dan telah mengambil langkah-langkah untuk mengamankan akun yang disusupi.

Serangan ini adalah pelanggaran keamanan Twitter profil tinggi terbaru setelah serangan serupa pada Juli terhadap calon presiden AS Joe Biden dan pendiri Tesla Elon Musk. Akun tersebut, dengan lebih dari 2,5 juta pengikut adalah akun Twitter resmi untuk situs pribadi Modi. Akun Twitter pribadinya, yang tidak terpengaruh oleh kejadian ini, memiliki lebih dari 61 juta pengikut.

Dalam sebuah pernyataan, Twitter mengatakan bahwa mereka secara aktif menyelidiki situasinya. Saat ini,Twitter tidak mengetahui ada akun tambahan yang terkena dampak. Tweet tersebut, yang sekarang telah dihapus, meminta pengikut untuk menyumbangkan cryptocurrency ke PM National Relief Fund.

Kurang dari dua bulan lalu Twitter mengatakan 130 akun telah menjadi sasaran serangan cyber besar-besaran terhadap akun selebriti. Tetapi hanya sebagian kecil dari 130 akun tersebut yang telah dikendalikan oleh penyerang. Pelanggaran keamanan tersebut membuat akun termasuk milik Barack Obama, Elon Musk, Kanye West dan Bill Gates menlakukan tweet penipuan Bitcoin ke jutaan pengikut.

Penyerang dapat melewati keamanan akun karena mereka telah memperoleh akses ke alat administrasi internal Twitter. Twitter mengatakan bahwa sejak serangan tersebut secara signifikan membatasi akses ke alat dan sistem internal untuk memastikan keamanan akun sementara menyelesaikan penyelidikan.

Sumber : BBC

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.