Literasi Digital

Alasan Keamanan, PBB Tak Pakai WhatsApp

Minggu lalu, seorang juru bicara PBB mengatakan bahwa para pejabat PBB tidak menggunakan WhatsApp untuk berkomunikasi karena alat tersebut tidak didukung sebagai mekanisme yang aman. Pernyataan tersebut muncul setelah para ahli PBB menuduh Arab Saudi menggunakan platform komunikasi online WhatsApp untuk meretas telepon kepala eksekutif Amazon dan pemilik Washington Post, Jeff Bezos.

Sebelumnya, pakar independen AS mengatakan bahwa mereka memiliki informasi yang menunjuk pada kemungkinan keterlibatan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dalam dugaan serangan cyber 2018 terhadap CEO Amazon.com Inc.

Mereka menyerukan penyelidikan segera oleh AS dan otoritas lainnya, berdasarkan laporan forensik oleh FTI Consulting yang berbasis di Washington. Laporan tersebut menuduh bahwa iPhone Bezos dibajak oleh file video berbahaya yang dikirim dari akun WhatsApp yang digunakan oleh putra mahkota Arab Saudi.

Juru bicara PBB Farhan Haq mengatakan bahwa para pejabat senior di PBB telah diperintahkan untuk tidak menggunakan WhatsApp karena tidak didukung sebagai mekanisme yang aman. Dia kemudian menambahkan bahwa arahan untuk tidak menggunakan WhatsApp diberikan kepada pejabat AS pada bulan Juni tahun lalu.

Ketika ditanya tentang langkah PBB, WhatsApp mengatakan menyediakan keamanan industri terkemuka untuk lebih dari 1,5 miliar pengguna.

Direktur Komunikasi WhatsApp Carl Woog mengatakan bahwa setiap pesan pribadi dilindungi oleh enkripsi ujung ke ujung untuk membantu mencegah WhatsApp atau orang lain melihat obrolan. Teknologi enkripsi yang dikembangkan dengan Signal sangat dihargai oleh para pakar keamanan dan tetap menjadi yang terbaik yang tersedia untuk orang-orang di seluruh dunia.

Oleh Karena alasan tersebut, larangan apa pun yang secara khusus memilih WhatsApp (dimiliki oleh Facebook Inc) dapat membuat para pakar keamanan digital menggaruk-garuk kepala mereka. Peneliti Oded Vanunu mengatkan bahwa WhatsApp menangani keamanan dengan sangat serius dibandingkan dengan yang lain.

Sumber: Reuters, Gizchina

Sumber Foto: News Update

Similar Posts