Amerika Serikat Tawarkan Hadiah 15 Juta Dollar untuk Informasi Geng Ransomware Conti

Internet Sehat : Departemen Luar Negeri AS menawarkan hadiah hingga 15 juta dollar AS untuk informasi yang membantu mengidentifikasi dan menemukan kepemimpinan dan rekan konspirator dari geng ransomware Conti yang terkenal.

Sebanyak 10 juta dollar dari hadiah tersebut ditawarkan untuk informasi tentang identitas dan lokasi pemimpin Conti, dan tambahan 5 juta dollar AS untuk informasi yang mengarah pada penangkapan dan/atau penghukuman individu yang berkonspirasi atau berusaha untuk berpartisipasi dalam serangan ransomware Conti.

Menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price, Conti telah mekakan lebih dari 1.000 korban yang membayar uang tebusan lebih dari 150 juta dollar AS hingga Januari 2022. Kelompok ransomware Conti bertanggung jawab atas ratusan insiden ransomware selama dua tahun terakhir.

FBI memperkirakan bahwa pada Januari 2022, ada lebih dari 1.000 korban serangan yang terkait dengan ransomware Conti dengan pembayaran korban melebihi 150.000.000 juta dollar AS menjadikan varian Conti Ransomware sebagai jenis ransomware paling mahal yang pernah didokumentasikan.

Pada bulan November, Departemen Luar Negeri AS juga menawarkan hadiah hingga 15 juta dollar AS untuk informasi tentang operasi ransomware REvil (Sodinokibi) dan Darkside. Hadiah ditawarkan sebagai bagian dari Program Hadiah Kejahatan Terorganisir Transnasional (TOCRP) Departemen Luar Negeri. Sejak 1986, Departemen Luar Negeri AS telah membayar lebih dari 135 juta dollar AS dalam bentuk penghargaan di bawah program ini.

Mereka yang dapat memberikan informasi ini dapat mengirimkan tip ke FBI di https://tips.fbi.gov atau menggunakan Formulir Tip Elektronik FBI.

Conti adalah operasi Ransomware-as-a-Service (RaaS) yang terkait dengan kelompok kejahatan dunia maya Wizard Spider berbahasa Rusia (juga dikenal dengan malware terkenal lainnya, termasuk Ryuk, TrickBot, dan BazarLoader). Korban geng kejahatan dunia maya ini termasuk Ireland’s Health Service Executive (HSE) dan Department of Health (DoH), meminta untuk membayar uang tebusan 20 juta dollar AS.

Sumber : Bleeping Computer

Share