Literasi Digital

Amerika Serikat Tuduh 4 Tentara China Meretas Equifax

Amerika Serikat beberapa hari yang lalu mengumumkan dakwaan pidana terhadap empat tentara China yang menurut klaim mereka adalah peretas yang mencuri 145 juta data pribadi orang Amerika dari perusahaan pembuat skor kredit Equifax.

Wu Zhiyong, Wang Qian, Xu Ke, dan Liu Lei, semuanya disebut telah menjadi anggota People’s Liberation Army (PLA)’s 54th Research Institute, dan dituduh secara ilegal mengakses basis data pelanggan Equifax. Para peretas PLA memperoleh nama, tanggal lahir, dan nomor jaminan sosial untuk 145 juta orang Amerika. Selain itu juga nomor SIM untuk setidaknya 10 juta orang Amerika yang disimpan di basis data Equifax juga dicuri.

Dengan demikian, dalam satu pelanggaran, PLA memperoleh informasi pribadi yang sensitif untuk hampir setengah dari semua warga negara Amerika.

Attorney General William Barr mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa AS meminta pertanggungjawaban para peretas PLA atas tindakan kriminal merekadan mengingatkan pemerintah China bahwa AS memiliki kemampuan untuk menghapus jubah anonimitas internet dan menemukan peretas yang berulang-kali disebarkan oleh China.

Menurut dokumen pengadilan, para peretas mengeksploitasi kerentanan dalam portal sengketa online Equifax, yang menjalankan Apache Struts Web Framework.

Jaksa menuduh keempat orang tersebut menggunakan dua alamat IP berbasis China yang terhubung langsung ke jaringan Equifax untuk mengakses server sebelum mengunduh data yang diperoleh secara ilegal dengan menggunakan sekitar 34 server di hampir dua puluh negara.

Komisi Perdagangan Federal Amerika berjanji bahwa orang yang terkena dampak serangan tersebut dapat mengklaim masing-masing 125 dollar AS sebagai akibat dari pelanggaran tersebut.

Sumber: The Register

Similar Posts