Audacity Bantah Tuduhan Spyware

Audacity Bantah Tuduhan Spyware

Internet Sehat : Perangkat lunak pengeditan audio Audacity membantah tuduhan bahwa kebijakan privasi barunya telah mengubahnya menjadi spyware. Alat gratis sumber terbuka, Audacity memiliki 100 juta pengguna di seluruh dunia dan populer sebagai aplikasi editor podcast dan musik.

Kebijakan terbarunya mengatakan data (pengguna) dapat dibagikan dengan perusahaan infrastruktur yang berbasis di Rusia, WSM, serta penegak hukum regional. Audacity mengatakan satu-satunya data yang dipertukarkan dengan penggunanya adalah pembaruan perangkat lunak dan laporan kesalahan.

Akan tetapi sejak kebijakan yang diperbarui diterbitkan minggu lalu, ada seruan marah dari pengguna untuk mencopot pemasangan produk atau kembali ke versi yang lebih lama. Situs teknologi Fosspost menggambarkan versi terbaru sebagai kemungkinan spyware.

Menurut situs tersebut, orang tidak akan mengharapkan aplikasi desktop offline mengumpulkan data seperti itu, menelepon ke rumah dan kemudian menyerahkan data itu kepada pemerintah di seluruh dunia kapan pun mereka mau.

Audacity dibeli oleh perusahaan Muse Group yang berbasis di Siprus pada April 2021. Kepala strategi Muse Daniel Ray mengatakan bahwa mereka tidak tahu apa-apa tentang pengguna. Perusahaan yang membeli Audacity pada bulan April tersebut bermaksud untuk merilis pembaruan lebih sering dan ingin memperingatkan pengguna.

Sumber : BBC

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.