Bantu Korea Utara Hindari Sanksi, Pakar Cryptocurrency Dipenjara

Internet Sehat : Seorang mantan peneliti asal Amerika Serikat di sebuah kelompok cryptocurrency telah dijatuhi hukuman lebih dari lima tahun penjara karena berkonspirasi untuk membantu Korea Utara menghindari sanksi AS menggunakan cryptocurrency.

Virgil Griffith sebelumnya mengaku bersalah berkonspirasi untuk melanggar hukum AS. Dia sebelumnya bekerja untuk Ethereum Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang berfokus pada teknologi di balik cryptocurrency ether.

Hukuman tersebut merupakan jumlah minimum waktu penjara yang dituntut oleh jaksa. Dia juga didenda 100.000 dollar AS. Pria berusia 39 tahun itu menghadapi hukuman maksimum 20 tahun penjara dan denda 1 juta dollar AS.

Pengacaranya mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa meskipun hukumannya mengecewakan, hakim mengakui komitmen Virgil untuk bergerak maju dengan hidupnya secara produktif, dan bahwa dia adalah orang berbakat yang memiliki banyak kontribusi. Sementara pengacara AS Damian Williams mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa keadilan telah ditegakkan.

Pada bulan September, Griffith mengaku bersalah karena berkonspirasi untuk melanggar US International Emergency Economic Powers Act dengan melakukan perjalanan ke ibu kota Korea Utara, Pyongyang, untuk memberikan presentasi tentang teknologi blockchain.

Menurut jaksa, Griffith, yang memiliki gelar doktor dari California Institute of Technology, melakukan perjalanan ke Korea Utara melalui China pada April 2019 untuk berbicara di Pyongyang Blockchain and Cryptocurrency Conference, meskipun izinnya untuk pergi ditolak oleh oleh Departemen Luar Negeri AS.

Jaksa mengatakan Griffith memahami informasi itu dapat digunakan untuk menghindari sanksi yang dijatuhkan Washington kepada Korea Utara atas pengembangan senjata nuklirnya. Pada bulan September, Departemen Kehakiman AS mengatakan dia telah membahayakan keamanan nasional Amerika Serikat dengan merusak sanksi yang dijatuhkan ke Korea Utara. Yayasan Ethereum mengatakan pada saat penangkapan Griffith bahwa mereka tidak menyetujui atau mendukung perjalanannya ke Korea Utara.

Sumber : BBC

Share