Literasi Digital

Coca Cola Tetap Tangguhkan Iklan Meskipun Facebook Lakukan Perubahan

Internet Sehat: Coca-Cola tetap akan menangguhkan iklan di media sosial secara global selama setidaknya 30 hari. Hal ini karena adanya ujaran kebencian yang ramai muncul di platform Facebook, sementara Facebook dituduh tidak melakukan usaha maksimal untuk memeranginya.

Chairman dan CEO Coca Cola James Quincey mengatakan bahwa tidak ada tempat untuk rasisme di dunia dan tidak ada tempat untuk rasisme di media sosia.Ia juga menuntut akuntabilitas dan transparansi yang lebih besar dari perusahaan media sosial.

Penundaan iklan ini terjadi setelah Facebook mengatakan akan memberi label pada posting yang berpotensi berbahaya atau menyesatkan untuk nilai berita. Itu artinya Facebook sedikit melunak, setelah sebelumnya menolak untuk menandai posting Donald Trump.

Pendiri dan CEO Facebook Mark Zuckerberg mengatakan Facebook juga akan melarang iklan yang mengandung klaim bahwa orang-orang dari ras, etnis, asal kebangsaan, afiliasi agama, kasta, orientasi seksual, identitas gender atau status imigrasi adalah ancaman bagi orang lain.

Penyelenggara kampanye #StopHateforProfit yang menuduh Facebook tidak melakukan cukup banyak untuk menghentikan ujaran kebencian dan disinformasi mengatakan bahwa perubahan kecil tersebut tidak akan menyelesaikan masalah.

Lebih dari 90 perusahaan telah menghentikan iklan untuk mendukung #StopHateforProfit. Pembuat pakaian Levi Strauss & Co juga mengatakan akan menghentikan iklan di Facebook setelah pengumuman Zuckerberg. Tidak seperti Coca-Cola, Levi’s menuduh Facebook tidak berusaha cukup keras untuk menghentikan ujaran kebencian di platform mereka. CMO Levi’s Jen Say meminta Facebook untuk berkomitmen pada perubahan yang menentukan.

Kampanye #StopHateforProfit meminta Mark Zuckerberg untuk mengambil langkah lebih lanjut, termasuk membangun infrastruktur hak-hak sipil permanen dalam perusahaannya; mengajukan audit independen tentang kebencian dan kesalahan informasi berbasis identitas; menemukan dan menghapus grup publik dan pribadi yang mempublikasikan konten tersebut; dan membuat tim ahli untuk meninjau keluhan.

Sumber: BBC

Sumber Foto: blog.adafruit.com

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.